Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Anggota DPRD Belu Desak Usut Penyelundupan Harley Davidson

Belum adanya pelaku yang diproses hukum mendorong anggota Fraksi NasDem mendatangi kantor Bea Cukai Atambua, Senin (9/10/2017).

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG/EDY BAU
Anggota DPRD Kabupaten Belu dari Fraksi NasDem mendatangi kantor Bea Cukai Atambua, Senin (9/10/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Anggota DPRD Kabupaten Belu terus memantau penanganan kasus penyelundupan motor Harley Davidson melalui pelabuhan Atapupu.

Belum adanya pelaku yang diproses hukum mendorong anggota Fraksi NasDem mendatangi kantor Bea Cukai Atambua, Senin (9/10/2017).

Dengan memakai jaket biru berlogo partai NasDem, Stefanus Mau, S.Fil dan Anton Soares bertandang ke kantor Bea Cukai.

Keduanya diterima Kepala Seksi Pelayanan dan Informasi, Edie Purwanto dan salah satu penyidik, Dikcson Adie.

Baca: Aparat Gagalkan Pengiriman 10 Unit Harley Davidson dari Pelabuhan Atapupu

Kepada petugas Bea Cukai, Stefanus dan Anton mengatakan, mereka tidak ingin ada presepsi buruk terkait penanganan kasus-kasus terutama upaya penyelundupan motor gede yang diduga melibatkan 'orang besar.'

"Kita datang pertanyakan karena informasi ini menyebar sangat cepat dan seringkali membias. Kita mau supaya proses ini terbuka dan transparan. Jangan ada yang ditutup-tutupi," tegas Stefanus.

Anton meminta penyidik Bea Cukai tidak perlu ragu memroses siapa yang aktor dibalik kasus penyelundupan ini.

Baca: Saat Kontainer Dibuka Tak Ada Moge Harley Davidson, Petugas Temukan Barang-barang Ini

"Kami dari Fraksi NasDem mendukung penuh aparat yang menangani kasus ini. Mohon diusut sampai tuntas," tandas Anton.

Kepala Seksi Pelayanan dan Informasi Bea Cukai Atambua, Edie Purwanto dan Dikcson Adie menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD yang telah memberikan dukungan sekaligus meminta agar proses berjalan secara terbuka dan transparan.

Dikatakannya, saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum diketahui siapa pemilik barang tersebut.

Baca: Pemilik Onderdil Motor Harley Davidson yang Diamankan Masih Misterius

Menurut Edie Purwanto, pimpinan Bea Cukai masih dalam masa transisi sehingga belum bisa memberikan keterangan secara rinci, apalagi kasus tersebut juga ditangani oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi NTT.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved