Begini Cara Melestarikan Bahasa Daerah Melalui Tindakan Ekologis

Perbincangan tersebut kembali mengingatkan penulis bahwa jenis-jenis tanaman pangan lokal Manggarai -jika tidak dibudidayakan

Editor: Putra
Begini Cara Melestarikan Bahasa Daerah Melalui Tindakan Ekologis
ilustrasi

Pakar lain yang cukup menaruh atensi pada korelasi ekologi dan bahasa ialah M'hlhlausler dan Finke. Dalam kajiannya, Mhlhlausler (2001) menunjukkan bahwa keragaman bahasa adalah refleksi beribu-ribu tahun manusia terhadap kompleksitas kondisi lingkungan dan keragaman biologi.

Selanjutnya, Finke (2001) memandang bahwa ekosistem adalah sistem hidup, dan bahasa adalah sistem pengalaman. Finke membandingkan ekologi biologi dan ekologi bahasa untuk membuktikan hipotesis kritisnya: "Kreativitas hidup terancam oleh percobaan di alam dan kreativitas bahasa terancam oleh penutur yang menggunakannya".

Pandangan para pakar di atas, termasuk hipotesis Finke, yang mempertegas simpulan dari dua pengalaman penulis yang dipaparkan di atas: "Kepunahan flora dan fauna ikut berdampak pada kepunahan kosakata suatu bahasa".

Pada titik inilah dibutuhkan tindakan ekologis dari manusia. Tindakan ekologis yang dimaksudkan ialah aksi-aksi konkret pada pelestarian dan pemertahanan ekologi dan bahasa. Sumber daya alam harus dimanfaatkan secara bijak. Flora dan fauna yang terancam punah harus segera dilestarikan dan dibudidayakan kembali.

Tindakan macam itu akan tampak juga melalui kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro-ekologi. Sistem pertanian masyarakat harus segera diubah dari sistem berpindah-pindah ke sistem pemanfaatan pupuk organik, sehingga flora dan fauna masih dapat berkembang biak pada habitatnya.

Mental dan aktivitas berburu harus dihentikan, biarkanlah binatang di hutan menjadi kekayaan dan warisan bersama. Dalam konteks pendidikan karakter, anak-anak kita harus dibekali dengan nilai-nilai luhur (local wisdom) agar di dalam diri mereka terinternalisasi tabiat ekologis: peduli pada lingkungan dan bahasa daerahnya.

Melalui semua itulah kita dapat menyelamatkan kepunahan ekologi dan bahasa-bahasa daerah kita. Dalam nada imperatif: "Lestarikanlah bahasa daerah melalui tindakan ekologis!" *

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved