Polisi Amankan Sajam dari Pengendara dan Pengemudi Truk

Pemiliknya mengaku untuk menjaga diri, namun membawa sajam ke ruang publik tidak dibenarkan sehingga sajamnya diamankan.

Penulis: Dion Kota | Editor: Alfons Nedabang
pos kupang
Anggota Polsek Malaka Tengah mengamankan sebilah pisau dari pengendara sepeda motor, Selasa (19/9/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN - Aparat Polsek Malaka Tengah mengamankan senjata tajam (Sajam) dari pengendara sepeda motor dan pengemudi truk.

Sajam jenis pisau dan parang itu diamankan saat polisi menggelar Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan ( K2YD) di jalan Raya Betun, tepatnya di perempatan jalan Pasar Beabuk, Selasa (19/9/2017) pagi.

Kedua barang bukti itu disita dan disimpan di Mapolsek Malaka Tengah, sedangkan pemiliknya hanya didata.

Kapolsek Malaka Tengah melalui Kasi Umum, Ipda Abilio mengatakan, pengendara dan pengemudi truk mengaku sering membawa sajam di kendaraannya untuk menjaga diri.

Baca: Pengumuman, Operasi Ternak di Kota Betun Kembali Dilaksanakan Jumat

"Pemiliknya mengaku untuk menjaga diri, namun membawa sajam ke ruang publik tidak dibenarkan oleh sebab itu kita amankan sajamnya. Para pemiliknya kita data dan berikan peringatan agar tidak lagi membawa sajam dalam kendaraan," jelas Abilio

Mengenai tujuan K2YD, Abilio mengatakan, bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, sasaran operasi K2YD antara lain, aksi terorisme, sejata tajam, miras, BBM, premanisme, balapan liar dan sempi.

Selain merazia sajam, aparat Polsek Malaka Tengah juga membubarkan sekelompok pemuda yang duduk di penggir jalan sambil minum miras.

Baca: Judi Bola Guling di Betun Tak Jauh dari Kantor Polisi

"Tujuan operasi sindiri lebih pada memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga bisa beraktivitas dengan baik," jelasnya.

Anggota DPRD Malaka, Ronaldo Asury mengaku mendukung penuh pelaksanaan operasi K2YD.

Dia mengatakan, dengan terciptanya situasi yang kondusif tentunya masyarakat Malaka dapat melaksanakan aktivitasnya dengan baik.

Hal tersebut juga dapat mencegah aksi premanisme dan balapan liar di wilayah Polsek Malaka Tengah.

"Jika pelaksanaan operasinya untuk ketertiban dan keamanan
umum kita pasti dukung. Saya berharap pihak keamanan juga mengadakan patroli rutin untuk memberantas aksi balapan liar dan miras di pinggir jalan yang sering dilakukan anak-anak remaja," kata anggota DPRD Malaka dari Fraksi PDI Perjuangan ini.(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved