Anggota TNI AL yang Bunuh Istri Kades Sempat Sembunyi di Atas Genteng

Petugas gabungan langsung mengepung rumah keluarga tersangka yang dipakai bersembunyi.

Editor: Alfons Nedabang
surya/sugiyono
Luluk Diana (38), istri Kades Sidojangkung, Gresik, berfoto bersama keluarganya semasa hidupnya. 

Korban saat itu tidak sendirian saat mengambil uang. Tapi ada orang laki-laki yang menemani yakni tersangka.

Dari rekaman itu, akhirnya terungkap pembunuh Ibu Kades Sido Jangkung, Menganti, Gresik.

Peristiwa itu berlangsung Selasa (8/8/2017) dan tertangkap Jumat (11/8/2017).

Pengungkapan pembunuhan ini cukup cepat karena hanya memakan waktu selama 4 hari.

"Baju yang disita adalah baju yang dipakai tersangka saat membunuh korban dan itu terekam di CCTV di Bank BCA di Kota Mojokerto," ujar AKBP Teguh, Jumat (11/8/2017) sore, di Mapolda Jatim.

Kenapa korban mengajak tersangka untuk mengambil uang di bank, apakah ada hubungan tertentu?

Ternyata terungkap, bahwa tersangka adalah teman sekolah SMA korban.

"Memang waktu mengambil korban menghubungi suaminya kalau akan mengambil uang. Tapi dengan siapa, korban tidak ngomong," jelasnya.

Apakah korban dengan tersangka berangkat bareng dari rumah? Itu yang masih didalami dan akan dikembangkan oleh penyidik Pomal.

Karena begitu tersangka tertangkap langsung diserahkan ke Pomal. Termasuk korban dan tersangka ketemu dimana untuk mengambil uang di Mojokerto senilai Rp 150 juta juga akan didalami.

Berapa kali tersangka diajak mengambil uang, Teguh menjawab, "Tersangka baru sekali diajak dan motif yang dilakukan adalah untuk menguasai uang yang baru diambil korban."

Dalam kasus pembunuhan ini, tersangka diduga kuat sudah merencanakan dengan matang untuk menghabisi nyawa korban.

Senpi yang diakui tersangka diperoleh dari Aceh saat dinas disana, diselipkan di balik baju yang dipakai.

Begitu perjalanan pulang dari Mojokerto menuju Gresik, mobil Toyota Yarris putih milik korban yang disopiri tersangka tiba-tiba dihentikan di hutan Watu Blorok.

"Korban dihabisi di luar mobil. Ada peluru yang menyarang di kepala korban dan mayatnya dibuang di hutan Watu Blorok petak 67 RPH Kupang Jetis Mojokerto," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved