Pilgub NTT
Daftar di Hanura NTT, Ray Fernandes Bicara Kemiskinan di NTT
"Ketika saya memimpin TTU, angka kemiskinan 65 persen. Setellah enam tahun saya pimpin kita berhasil turunkan menjadi 22,18 persen."
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru
POS KUPANG. COM, KUPANG - BakalCalon Gubernur NTT, Raymundus Sau Fernandes optimis bisa menurunkan angka kemiskinan di Provinsi NTT jika dirinya dipercayakan untuk memimpin NTT lima tahun kedepan. Alasannya, selama memimpin TTU, dirinya sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan di TTU.
Raymundus menyampaikan hal ini saat mendaftar di Sekretariat DPD Partai Hanura NTT, Sabtu (29/7/2017).
Menurut Raymundus, predikat kemiskinan di NTT terjadi akibat pemerintah belum melakukan inmtervensi terhadap 14 kriteria kemiskinan.
"Ketika saya memimpin TTU, angka kemiskinan 65 persen. Setellah enam tahun saya pimpin kita berhasil turunkan menjadi 22,18 persen," kata Raymundus.
Dia menjelaskan, berbekal pengalaman dan kebijakan yang diambil itu, maka dirinya yakin apabila dipercayakan memimpin NTT, maka strategi penanganan 14 kriteria akan dilakukan.
"Berbekal pengalaman itu, saya akan mencoba di Provinsi NTT dan saya yakin angka kemiskinan pasti turun," katanya.
Dikatakan, untuk mewujudkan hal itu, maka perlu ada kerjasama semua pihak untuk bisa mencari terobosan dan strategis mengeluarkan predikat NTT dari kemiskinan.
"Inilah yang memberanikan saya untuk maju sebagai salah satu bakal calon gubernur NTT. Pemimpin harus miliki kepedulian dan merasakan serta berbuat sesuatu yang bisa menolog kita agar keluar dari kemiskinan,"ujarnya.
Lebih lanjut, dikatakan, dengan predikat miskin yang dialami NTT cukup memalukan.Karena itu, Raymundus meminta komitmen bersama. agar daerah NTT bisa terlepas dari predikat kemiskinan.
"Ini harus ada tekad bersama. Kita tidak bisa tepuk dada masing-masing bisa tuntaskan kemiskinan, tapi kebersamaan, gotong royong itu ciri khas kita mengentaskan kemiskinan," katanya.
Untuk mengintervensi itu, Raymundus juga mengatakan, ada tiga hal yang perlu dilakukan, yakni melakukan tiga gerakan, yakni gerakan makan cukup, gerakan pakai cukup dan gerakan tinggal layak.
"Tiga hak ini merupakan kebutuhan pokok atau dasar. Jika hal pokok ini tidak selesai, maka predikat kemiskinan tetap ada," ujarnya.
Untuk diketahui, saat mendaftar di Hanura, Raymundus diarak massa dari kediamannya menuju Sekretariat DPD Partai Hanura NTT.
Raymundus didampingi Ketua Tim Keluarga, Dolvianus Kolo dan sejumlah pendukung dan simpatisan.
Mereka diterima pengurus DPD Hanura NTT. Ada juga tarian Kataga asal Sumba,Tarian Ja'i dari Ngada, juga Natoni.
Raymundus saat mendaftar menyerahkan tempat sirih bersisi uang pendaftaran dan satu botol minuman tradisional. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/raymundus-fernandes_20170731_021811.jpg)