Manfaat Deteksi Dini terhadap Hepatitis

Kenapa hal ini menjadi perhatian? Karena hepatitis merupakan kategori penyakit berbahaya. Penyakit ini disebabkan virus

Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra

POS KUPANG.COM - Informasi penting kita dapatkan dari Laboratorium Kesehatan (Labkes) NTT. Menurut Kepala Labkes ini, Agustinus Sally, satu dari 25 calon mahasiswa kesehatan yang menjalani pemeriksaan di Labkes itu terindikasi hepatitis, yaitu hepatitis B.

Menurut Agustinus, penyakit ini sedang menjadi perhatian banyak instansi, baik pemerintah maupun swasta, saat merekrut karyawan atau pegawai.

Kenapa hal ini menjadi perhatian? Karena hepatitis merupakan kategori penyakit berbahaya. Penyakit ini disebabkan virus yang menyerang hati dan berpeluang untuk menimbulkan kanker hati.
Instansi apa pun tentu tidak menghendaki tenaga kerja yang berpenyakit. Ini terkait dengan produktivitas. Orang yang sakit tentu tidak akan produktif. Tenaga kerja yang tidak produktif tidak akan mendatangkan keuntungan, malah menjadi beban dan merugikan tempat kerjanya.

Itulah sebabnya instansi-instansi memberi perhatian pada penyakit hepatitis ketika merekrut karyawan baru. Begitu ketahuan mengidap hepatitis, hampir pasti pelamar tersebut ditolak alias tidak bisa diterima untuk kerja.

Bahkan sekolah-sekolah pun ketika merekrut siswa atau mahasiswa baru mensyaratkan para calon tidak sedang mengidap hepatitis.

Repotnya, penyakit ini bisa menular. Seperti yang dikatakan ahli, penyakit ini bisa menular lewat hubungan seks, sisir, gagang cukur dan jarum suntik yang dipakai bersama. Juga lewat air liur dan donor darah. Seorang ibu yang hamil saat mengidap hepatitis pun hampir pasti bayinya tertular hepatitis.

Jadi betapa berbahayanya penyakit hepatitis. Tidak hanya kehilangan kesehatan dan pekerjaan, para pengidap hepatitis pun berpeluang untuk disingkirkan secara sosial. Perabot makannya di rumah saja harus dipisahkan dari anggota keluarga yang lainnya.

Karena itu, kita salut atas upaya Labkes NTT yang terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya dan cara mencegah penyakit ini. Kita harapkan masyarakat pun mulai sadar akan bahaya ini dan melakukan pencegahan supaya tidak terserang hepatitis

Pencegahan yang paling penting adalah lewat gaya hidup. Jaga kebersihan diri, makanan dan minuman yang dikonsumsi dan lingkungan sekitar. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Hindari makanan jajan yang tidak dijamin kebersihannya.

Periksakan diri secara teratur di fasilitas kesehatan yang tersedia supaya sejak dini bisa terdeteksi apakah kita mengidap hapatitis atau tidak. Ketika ketahuan terserang hepatitis, pengobatan pun bisa segera dilakukan. Dengan demikian, penyakit tidak fatal dan telanjur menular kepada sesama yang lain.*

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved