Ternyata Mandul Bukan Penyebab Utama Perceraian, Lalu Apa?
Pasalnya penelitian sebelumnya telah menyatakan bahwa ketidaksuburan dapat menyebabkan stres, kecemasan, sering bertengkar dan akhirnya bercerai.
Penulis: Djuwariah Wonga | Editor: Djuwariah Wonga
Pasangan hari ini mengakui bahwa ada banyak hal lain yang membuat hidup mereka terasa layak.
Karir, tujuan, petualangan dan perjalanan ke luar negeri adalah beberapa kegiatan yang dapat membantu pasangan tanpa anak menikmati kehidupan secara maksimal.
Sebuah Studi Terbaru Lebih dari 45.000 pasangan tanpa anak, hanya 1% yang siap bercerai hanya karena ketidaksuburan pasangannya.
Studi ini bisa meyakinkan pasangan lain yang masih di bawah ilusi bahwa hubungan gagal jika tidak ada anak.
4. Isu Sosial
Bagaimana dengan kecanggungan sosial yang dihadapi pasangan tanpa anak?
Nah, sebagian besar pasangan yang ikut dalam studi tersebut berasal dari daerah perkotaan negara maju.
Sebagian besar berasal dari keluarga berpendidikan.
Mungkin, itulah alasan mengapa mereka tidak pernah mendapat tekanan dari orang lain di sekitar mereka.
Tapi di daerah pedesaan, pasangan tanpa anak mungkin masih menghadapi tekanan dari teman dan keluarga mereka.
5. Waktu akan mengubah segalanya
Periset mengatakan bahwa segala sesuatunya akan segera berubah, metode kesuburan dapat meningkat di masa depan dan juga pasangan tanpa anak mungkin menemukan cara baru untuk menemukan makna bagi kehidupan mereka.
Jadi, mereka menyimpulkan bahwa ketidakcocokan dan ketidaksetiaan adalah alasan utama perceraian dan ketidaksuburan tidak lagi dipandang sebagai alasan utama perpisahan di dunia sekarang ini.
Sumber: www.boldsky.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pelajari-lima-untuk-meningkatkan-kesuburan_20160105_093934.jpg)