Setelah Tour de Flores 2017, Ini yang Akan Dilakukan Pemda Flores Timur
Tiga destinasi unggulan yang segera dibenahi pemerintah yakni wisata religi, wisata budaya dan wisata alam
Penulis: Felix Janggu | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Setelah penyelenggaraan Tour de Flores 2017 pemerintah Kabupaten Flores Timur memacu diri untuk membenahi berbagai destinasi wisata unggulan di daerah itu.
Tiga destinasi unggulan yang segera dibenahi pemerintah yakni wisata religi, wisata budaya dan wisata alam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Flotim Petrus Pemang Liku kepada Pos Kupang di ruang kerjanya Rabu (19/7/2017) mengungkapkan pemerintah tengah mengusulkan intervensi APBN untuk pembenahan infrastruktur wisata religi di Kota Larantuka.
"Kita sedang melengkapi administrasi yang diminta dari satgar Kementerian PU," kata Pemang Liku.
Menurut dia, potensi wisata alam juga menjadi prioritas pemerintah. Disebutkan beberapanya, antara lain air panas Waiblatin, Puncak Boru, dan Pantai Deri.
Pantai Meko, Danau Waibelen, Pantai Watotena, air terjun di Boru dan beberapa destinasi wisata alam lainnya.
Yang terakhir potensi wisata budaya dengan kekayaan ritualnya, menjadi kekayaan yang dimiliki Flotim.
"Semoga TdF ini membantu Flotim semakin dikenal di manca negara," kata Pemang Liku.
Pemerintah Kabupaten Flotim, kata Pemang Liku, pernah memiliki kalender informasi pariwisata tahunan dan lima tahunan.
"Kalender pariwisata pernah ada. Mungkin itu akan kita perhatikan lagi," kata Pemang Liku.
Pemang Liku mengatakan, wisatawan manca negara suka denga ritus perkawinan yang digelar di Flores Timur.
"Misalnya di Ilepadung, ritus perkawinan itu turis suka. Tentu ada ritus-ritus lain juga seperti ritus bangun Lewo," kata Pemang Liku.
Ketua umum panitia daerah Flotim Tour de Flores 2017 itu mengaku senang sukses menyelenggarakan even balap sepeda internasional di Larantuka.
"Kita lega sekali setelah ini semua selesai. Bupati dan wakil bupati sangat konsern dengan pariwisata," kata Pemang Liku.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholders pariwisata yang menyukseskan TdF 2017, 12-14 Juli 2017 di Kota Larantuka. (*)