Forum Mahasiswa PGRI NTT Datangi DPRD NTT
Ini tuntutan mahasiswa PGRI NTT terkait nasib kampus mereka yang masih terkatung-katung hingga kini
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang,Oby Lewanmeru
POS KUPANG.COM, KUPANG - Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI NTT yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Universitas PGRI NTT kembali mendatangi Gedung DPRD NTT.
Kedatangan mereka menyampaikan aspirasi tentang keberadaan kampus mereka yang sudah ditutup oleh Kemendikbud RI.
Forum ini pada Jumat (14/7/2017) juga sempat mendatangi Gedung DPRD NTT.
Pantauan Pos Kupang, Senin (17/7/2017), sejumlah mahasiswa ini merupakan mahasiswa yang selama ini menjalankan perkuliahan di Universitas PGRI NTT.
Mereka membawa satu spanduk besar bertuliskan Forum Mahasiswa Universitas PGRI NTT dan beberapa karton yang bertuliskan Pendidikan bukan komodit.
Ada juga karton yang berisi tuntutan mahasiswa PGRI NTT, yakni, negara wajib bertanggungjawab terhadap nasib mahasiswa Universitas PGRI NTT, YPLP PT.PGRI NTT wajib bertanggungjawab terhadap kerugian mahasiswa PGRI NTT dan tuntutan terakhir bahwa kami tidak akan meninggalkan gedung DPRD NTT sebelum tuntutan mereka terpenuhi.
Koordinator Umum, Petrus Tansius Dedi mengatakan, aksi mereka itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya juga menggelar aksi yang sama.
Mereka tetap menuntut pemerintah bisa memfasilitasi dan mengalihkan mereka ke kampus lain. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/forum_20170717_142926.jpg)