VIDEO: Kalau Ada Warga Kolbano Tolak Pengembangan Wisata, Tangkap dan Proses Hukum
Kalau masih ada warga Kolbano yang menolak pengembangan wisata di sana, tangkap dan proses hukum.
Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo
POS-KUPANG.COM, SOE - Kalau masih ada warga Kolbano yang menolak pengembangan wisata di sana, tangkap dan proses hukum.
Demikian saran da costa dari dinas pariwisata TTS dalam rapat terbatas, Rabu (12/7/2017) di kantor Bupati TTS, terkait masalah pariwisata dan tambang di Kolbano.
Da costa mengatakan, selama 24 tahun atau sejak tahun 1992 hingga 2017, sudah 12 kali terjadi masalah di Pantai Kolbano terkait kegiatan pariwisata.
"Energi kita habis untuk penyelesaian masalah Kolbano. Dan saya catat betul dari tahun 1993 hingga sekarang, ada 12 kali masalah diKolbano terkait kegiatan pariwisata disana," kata da Costa.
Da Costa mengatakan, sejumlah warga di Kolbano menilai negatif kehadiran pariwisata di sana.
"Secara naif mereka katakan, pariwisata datang bikin apa. Pariwisata datang membawa maksiat disini," kata da Costa.
Secara lengkap, simak videonya. (*)