"Kepalanya Sudah Discan, Tadi Saya Sempat Bingung Soal Biaya"
Deston merintih kesakitan ketika perawat menyuntikan cairan ke dalam infusnya. Lima hari lalu, bocah 5 tahun ini terjatuh di kamar mandi. Akibatnya, i
Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Deston merintih kesakitan ketika perawat menyuntikan cairan ke dalam infusnya. Lima hari lalu, bocah 5 tahun ini terjatuh di kamar mandi. Akibatnya, ia harus menjalani perawatan dan scan di bagian kepala.
"Dokter bilang ada memar di bagian kepala. Kepalanya sudah discan, tadi saya sempat bingung soal biaya, karna kartu BPJS kami tertinggal di Alor," ucap Rita ketika di temui di IGD RSU Johanes Kupang, Kamis (8/6/2017).
Rita yang kebingungan akhirnya mendapatkan solusi. Kartu BPJS yang berada di Alor dititipkan melalui kerabatnya yang akan ke Kupang.
"Dokter mau scan kepalanya, tapi saya bingung biaya darimana. Dari rumah sakit kasih solusi minta nomor kartu saja, kartunya dikasih kemudian," tuturnya.
Rita mengaku bersyukur karena pihak rumah sakit tidak mempersulit dirinya. Ia dan anaknya datang ke Kupang untuk mengurus Taspen milik sang suami yang meninggal bulan lalu.
"Harusnya kami sudah pulang ke Alor, tapi karena Deston sakit jadi harus tunda lagi. Dari hasil scan dokter bilang ada semacam benjolan di bagian kepala tapi tidak apa-apa. Jadi sebentar sudah bisa pulang," ujarnya.*