Cegah Radikalisme DPRD Sumbar Minta Data Penghuni Kos

Untuk mencegah masuknya radikalisme di Sumba Barat, DPRD minta tertibkan penghuni kos.

Cegah Radikalisme DPRD Sumbar Minta Data Penghuni Kos
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Amir Hamza 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Petrus Piter 

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK -Anggota DPRD Sumba Barat, Amir Hamza, S.Sos, menyarankan pemerintah daerah mendata seluruh warga penghuni kos-kosan, terutama dalam Kota Waikabubak dengan membagikan kartu warga kos (kwk) yang wajib diisi setiap penghuni kamar kos.
Dengan pengisian kwk tersebut memudahkan penerintah dalam hal ini RT/RW, desa, kelurahan hingga kecamatan mengawasi lalu lintas keluar masuknya seorang warga dalam wilayah itu.
Amir Hamza menyampaikan hal itu di Waikabubak, Rabu (31/5/2017). Menurutnya, langkah itu dilakukan guna mencegah masuknya teroris atau pengaruh paham radikalisme dalam wilayah sekitar. Sebab selama ini, nampak sulit melakukan pendataan warga, terutama warga yang hidup di kos-kosan karena sering pindah kos atau tempat tinggal. Hal itu menyulitkan pemerintah melakukan pengawasan terhadap aktivitas warga itu.
Namun dengan pengisian data kwk maka pemerintah dapat mengontrol keberadaannya dengan mempelajari data kwknya. Disini dapat diketahui aktivitas warga tersebut sehingga memudahkan pemerintah mengawasi aktivitasnya.
Disisi lain dengan penertiban kwk tersebut, memudahkan pula seseorang warga kos yang sudah enam bulan berdomisili di wilayah itu dapat memproses pengurusan kartu tanda penduduk (KTP).
Pendataan warga penghuni kos-kosan tidak hanya terjadi di wilayah dalam Kota Waikabubak seperti permukiman padat penduduk di Kelurahan Wailiang, Komerda,Maliti, Kampung Sawah dan lainnya, tetapi berlaku di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Barat.
Terhadap pendatang baru atau wajah baru yang hadir di suatu wilayah tertentu, kata Amir, diharapkan proaktif melapor ke RT/RW atau desa/kelurahan terdekat. Disisi lain RT/RW juga proaktif mengawasi keluar masuknya seorang pendatang baru wilayah itu guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Langkah pencegahan sangat penting demi menjamin suasana kerukunan dan kedamaian hidup antar warga berjalan aman.
Untuk itu sebagai wakil rakyat, dirinya berencana mengadakan pertemuan dengan seluruh RT/RW di Kelurahan Wailiang, Maliti, Komerda dan lainnya untuk duduk bersama, berbicara bersama guna menyamakan pemahaman tentang tugas pengawasan terhadap lalu lintas keluar masuk warga di Kelurahan Wailiang dan kelurahan lainnya demi terciptanya kedamaian hidup di daerah ini.

Penulis: Petrus Piter
Editor: Gerardus Manyela
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved