10 Fakta Kantor Gubernur NTT, dari Lokasi Selfie hingga Batal Diresmikan Presiden Jokowi

Bentuknya yang unik yaitu menyerupai alat musik tradisional NTT Sasando menjadikan lokasi ini selalu ramai dikunjungi warga Kota Kupang maupun mereka

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/ENOLD AMARAYA
Kantor Gubernur NTT 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kantor Gubernur NTT yang terletak di Jalan El Tari Kupang kini menjadi ikon baru Nusa Tenggara Timur.

Bentuknya yang unik yaitu menyerupai alat musik tradisional NTT Sasando menjadikan lokasi ini selalu ramai dikunjungi warga Kota Kupang maupun mereka yang baru pertama menginjakan kaki di Kota Kupang.

Namun tahukah anda tentang gedung yang fenomenal bagi warga NTT ini?

1. Pusat Pemerintahan NTT:

Gedung kantor yang berada di Jalan El Tari ini merupakan tempat berkantor Gubenur dan Wakil Gubernur NTT dan tempat ini juga menjadi pusat pemerintahan NTT.

2. Gantikan Kantor lama yang Terbakar:

Gedung megah ini sebenarnya dibangun untuk menggantikan gedung lama yang terbakar pada tanggal 9 Agustus 2013. Saat itu lantai 2 dan 3 hangus terbakar.

3. Rancangan Gambar Melalui Sayembara: 

Gambar gedung kantor Gubenur NTT
Gambar gedung kantor Gubenur NTT (Net)

Tahun 2014 Pemprop NTT berencana membangun kembali gedung kebangaan warga NTT ini. Untuk mencari bentuk, Pemprop menggelar sayembara bentuk kantor gubernur. Pemenang sayembara seorang arsitek muda NTT, Luiz Wilson. Ia memilih bentuk gamar menyerupai alat musik Sasando. Dan kini baguan depan gedung ini menyerupai salat musik Sasando, sementara bagian depan sisi kiri dan kanan menyerupai lipatan daun lontar.

4  Kepala Kerbau:

Romo Videntus Atawolo, Pr, sedang memberkati lokasi peletakan batu pertama kantor gubernur NTT
Romo Videntus Atawolo, Pr, sedang memberkati lokasi peletakan batu pertama kantor gubernur NTT (POS KUPANG/ENOLD AMARAYA)

Acara dimulainya pembangunan Gedung Kantor Gubernur ini diawali dengan upacara adat dan sembayang agar diberi kelancaran pembangunan pada 23 Oktober 2015 lalu. Upacara yang menggunakan adat Helong ini ditandai dengan peletakan kepala kerbau di salah satu tiang utama gedung tersebut. Upacara ini biasa dilakukan di daerah- daerah di NTT

5. Mulai Digunakan Tahun 2017: 

Gedung yang dibangun tahun Januari 2016 oleh kontraktor PT Waskita Karya (persero) Tbk selesai pada Desember 2016 dan mulai digunakan pada tahun 2017. Anggaran untuk membangun gedung in sekitar Rp 178 miliar.

6. Gagal Diresmikan Presiden Jokowi:

Gedung megah ini rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 20 Desember 2016 bersamaan dengan ulang tahun NTT namun rencananya ini gagal. Selanjutnya gedung ini direncanakan diresmikan oleh Jokowi saat kunjungannya ke NTT untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara di Motaain Belu Rabu 28 Desemer 2016 , namun lagi-lagi gagal. Banyak spekulasi menganai Jokowi yang enggan meresmikan gedung ini, namun kabar dari Pemprop menyebutkan bahwa jadwal Presiden sangat padat hingga tak punya waktu untuk peresmian ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved