Aleks Longginus: Saya Sudah Alami Tidur di Tempat Tidur Penjara
Kedatangan mendadak mantan Bupati Sikka, Drs. Aleks Longginus, ke rumah tahanan negara (Rutan) Maumere, Rabu (17/5/2017).
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM, MAUMERE - Kedatangan mendadak mantan Bupati Sikka, Drs. Aleks Longginus, ke rumah tahanan negara (Rutan) Maumere, Rabu (17/5/2017), mengejutkan banyak warga binaan. Kehadiran Aleks menjadi nostalgia kejadian 8 Maret 2008 saat dia dimasukkan jaksa selama tiga hari di blok C ruang tahanan.
Aleks menghuni tahanan seusai diperiksa penyidik di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere. Ia menyandang tersangka pasca lepas jabatan bupati karena mengeluarkan rekomendasi kepada anggota DPRD Sikka untuk mendapatkan dana purna bakti Rp 10 juta per anggota.
"Saya sudah alami tidur di tempat tidur penjara terbuat dari semen. Hanya tiga malam tidur, saya sakit. Dinding kamar WC setinggi perut sehingga ketika kita duduk di WC setengah badan kita ke atas kelihatan," ujar Aleks.
Aleks mengaku beruntung bisa bertemu 128 orang warga binaan. Ia menepati janjinya yang disampaikan ketika mengikuti misa Minggu Palm bulan April lalu.
Kehadiran Aleks diterima sukacita. Ia mengatakan, kesempatan tinggal di Rutan menjadi waktu terbaik untuk refleksi perjalanan hidup yang sudah dilalui. Waktu lebih banyak diharapkan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan spiritual memperbaiki diri untuk hidup lebih baik.
"Apa gunanya hidup kalau kita tidak bisa berikan kasih sayang kepada yang lain. Saya dituduh korupsi karena administrasi. Padahal, saya tidak bawa pulang uang ke rumah. Kami yang bebas di luar juga kepala sakit dengan urusan istri, anak dan keluarga," ujarnya.
Aleks yang hadir bersama pengurus DPC PDIP Sikka membawa bantuan kebutuhan sehari-hari bagi warga binaan, mengatakan, kunjungan itu bukan mencari dukungan menjelang pilkada kepada warga binaan. (ius)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/saya-sudah-alami-tidur-di-tempat-tidur-penjara_20170520_230403.jpg)