Mutiara Pulau Pungu, Labuan Bajo Ekspor ke Australia dan Jepang

jumlah mutiara yang dipanen di pantai pulau tersebut, 80 kilogram. Perusahan itu beroperasi di Pulau Pungu sejak Desember 2012.

Mutiara Pulau Pungu, Labuan Bajo Ekspor ke Australia dan Jepang
POSKUPANG/SERVATINUSMAMMILIANUS
Muti ara asal Pulau Pungu Labuan Bajo, saat ditimbang di Karantina Ikan Labuan Bajo, Jumat (12/5/2017) untuk dibawa ke Denpasar. 

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Mutiara laut yang dibudidayakan di Pantai Pulau Pungu, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), kini diekspor ke Australia dan Jepang, setelah diseleksi di Denpasar.

Pengembangan mutiara di pulau itu dilakukan oleh investor asal Australia dengan nama perusahan PT Cendana Indopearl.

Pada tahun 2016 lalu, jumlah mutiara yang dipanen di pantai pulau tersebut, 80 kilogram. Perusahan itu beroperasi di Pulau Pungu sejak Desember 2012.

"Jumlah lahannya empat titik koordinat.
Satu titik koordinat seluas 72 hektar. Di setiap titik terdiri dari empat blok tetapi yang bisa dipakai tiap titik hanya satu blok. Dalam satu blok ada sepuluh longline. Setelah dipanen dibawa ke Denpasar, dikumpulkan di sana. Lalu dipisahkan, mana yang layak diekspor dan mana yang tidak. Diekspor ke Jepang dan Australia," kata Manajer PT Cendana Indopearls, Iriano Soeratman saat ditemui di Labuan Bajo, Jumat (12/5/2017).

Secara terpisah, Penanggung jawab Karantina Ikan Wilayah Kerja Labuan Bajo, Agus Priyantoro yang turut dikonfirmasi hari itu menyampaikan bahwa ada tiga perusahan yang saat ini budidaya mutiara di Perairan Labuan Bajo.

"Ketiganya yaitu PT Cendana Indo Pearl di Pulau Pungu yang merupakan Penanaman Modal Asing (PMA); PT Tiara Indo Pearl dengan lokasi pengembangan di Pantai Wae Nepa dan merupakan investor Indonesia. Satunya lagi yaitu PT NTT Kuri Pearl dengan lokasi budi daya di Pantai Klumpang dan merupakan investor Indonesia," kata Agus.

Dirincikannya bahwa sejak Januari hingga Mei 2017 ini, mutiara Labuan Bajo selalu dikirim keluar, yaitu pada 12 Januari PT Cendana Indo Pearl mengirim sebanyak 15 kilogram dan 9,461 butir mutiara.

Pada tanggal 31 Maret PT Tiara Indo Pearl mengirim 18 kilogram dan 13,000 butir. Tanggal 4 Mei PT Cendana Indo Pearl mengirim 10 kilogram dan 5,568 butir.

Tanggal 5 Mei PT Cendana Indo Pearl mengirim 12,6 kilogram dan 8,338 butir mutiara. Tanggal 9 Mei PT Cendana Indo Pearl mengirim 15,1 kilogram dan 9,948 butir.

Tanggal 12 Mei PT Cendana Indo Pearl mengirim 17,3 kilogram dan 10,728 butir mutiara.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved