Mobil Modif Se-Jawa Tumpah Adu Kualitas di Black Autobattle Solo
Mengambil tempat di Solo Baru yang menjadi kawasan ekonomi terkini kota tersebut, tepatnya di area parkir kompleks mal The Park, mobil-mobil modifikas
Untuk audio, timnya sendiri membagi kategori berdasarkan adu kekuatan desibel atau sound pressure level (SPL) dan yang berdasarkan kualitas atau sound quality level (SQL).
"Ini pesertanya masing-masing dibatasi 8 orang. Misalnya untuk yang di Pekanbaru nanti (ajang ke-2 Black Autobattle) sudah tutup karena arus (peserta)-nya deras. Ini diseusaikan dengan layout (pembagian lalu lintas penilaian) per wilayah. Karena traffic (penuh), banyak, jadi dibatasi karena tidak bisa berbarengan," ujar Boy.
Ia menjelaskan bahwa "perang" modifikasi ini berlaku demikian karena dilakukan di satu titik agar pengunjung bisa melihat secara keseluruhan sehingga lomba audio tidak bisa berbarengan dengan dyno test mengingat keduanya sama-sama bising.
Kalajengking dan Mustang pemecah rekor
Dyno test menjadi menu penutup sebelum puluhan kategori pemenang diumumkan dan didahului rangkaian hiburan sexy dancer.
Saat dyno test yang dari sore hari memuncak menjelang pukul 21.30, para pengunjung berkerumun di sekliling pagar tempat area penilaian yang berupa siliinder-siliinder tempat roda-roda mobil-mobil berdaya kuda dahsyat berpijak lalu meraung di tempat.
Menu tersebut menghebohkan karena sekaligus memunculkan rekor baru yang belum terkalahkan sejak Black Auto Final Battle Dyno Test Yogyakarta 2015 dari Nissan GTR milik Adam dari tim Option Platinum yang menjadi juara dengan catatan 584,9 tk.
Rekor baru diraih di Solo lewat Ford Mustang Shelby 500 milik Ilham dari tim 3 Dara. Pada tes itu, pengunjung bersorak riuh setelah layar komputer hasil hitungan digital menunjukkan grafik menjulang yang diakhiri desing gelegar mesin dan angka akhir daya mesin 688,7 tk.
Ini supaya mudah untuk dbayangkan, angka itu andaikata dibandingkan dengan daya mesin mobil low MPV, maka nilainya setara enam atau bahkan tujuh kalinya.
Suasana berlanjut memanas karena meski hujan, pengumuman pemenang berbagai kategori berujung pada tiga jawara peraih Champ Trophies Black Autobattle 2017 Solo.
Nissan GTR (tim Speed Tech) menduduki posisi ke-3, dan Toyota Yaris (Rumah Cinta) di posisi ke-2. Sementara itu, The Camp atau posisi pertama ajang ini diraih sebuah mobil bergaya ala Lamborghini 6 roda bernama "Chevrolet Spark The Kalajengking".
Mobil tersebut bernama demikian karena memang hasil rombakan ekstrem dari citycar Chevrolet Spark menjadi mobil panjang yang berbodi karbon gelap dan sarat tekukan seperti kalajengking, dengan gerak all-wheel drive dan mesin Toyota Supra.
Dengan pengumuman itu pula, Black Autobattle 2017 perdana di Solo resmi ditutup dan akan berlanjut di Pekanbaru (29 Juli), Surabaya (26 Agustus), dan final di Bandung (18-19 November). (Dimas Wahyu/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rok-mini-spg-mobil-model_20170429_155135.jpg)