Fitri Ternyata Terima 3 Barang Fantastis dari Suaminya Berusia 70 Tahun
Ijab qabul dilangsungkan di kediaman mempelai wanita di Dusun Tanah Tengah, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sabtu (22/4/2017) kemarin.
Uang panai' hanya diserahkan kepada perempuan dari suku Bugis, Makassar, dan Mandar.
Uang panai' dimaksudkan sebagai penanda jika si laki-laki yang kelak akan menjadi suami akan mampu menafkahi istrinya.
Nah, sebaliknya, jika tidak mampu atau memiliki uang panai', bagaimana mungkin kelak akan memberi nafkah.
Jika mampu memberi uang panai' berarti siap secara lahir batin untuk membangun bahtera rumah tangga.
Menikah pun tak cukup jika hanya bermodalkan cinta.
Uang panai' pada esensinya bukanlah uang untuk membeli calon istri.
Uang panai' adalah uang belanja atau mahar atau uang untuk membiayai pesta yang akan digelar keluarga calon mempelai perempuan.
Namun, seiring dengan perubahan zaman, esensi uang panai' mulai bergeser.
Awalnya adalah uang belanja, tapi kini bagi sebagian kalangan, uang panai' menjadi simbol prestise dan gengsi.
Bahkan, ada oknum ambil untung.
Nominal uang panai' mencitrakan, siapa yang memingang dan siapa yang dipinang.
Menikah di kalangan sebagian orang Bugis, Makassar, Mandar, akhirnya bukanlah perkara mudah dan murah.
Nah, sekarang, jika seseorang ingin meminang, berapa nominal uang panai' harus diserahkan.
Uang Panai' Termahal
Pada tahun 2004, seorang tokoh di Sulawesi Selatan menikahkan putrinya, uang panai'nya Rp 1 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mantan-wakil-wali-kota-parepare-sulsel-tajuddin-kammisi_20170425_113002.jpg)