Minggu, 12 April 2026

Menuju Pilgub NTT 2018

Esthon Foenay Khawatir Dijegal Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Beberapa Indikasinya

Esthon Foenay merasa ada pihak-pihak yang hendak menjegal dirinya untuk maju menjadi calon gubernur tahun 2018.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Agustinus Sape

POS KUPANG. COM, KUPANG - Bakal Calon (Balon) Gubernur NTT dari Partai Gerindra, Ir. Esthon L Foenay, M.Si merasa ada pihak-pihak yang hendak menjegal pasangan Esthon - Chris (Esthon Foenay- Christian Rotok) untuk maju menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam Pilgub NTT tahun 2018.

Dihubungi dari Kupang ke Jakarta, Rabu (19/4/2017), Esthon mengatakan, penjegalan (Esthon - Chris) dilakukan dengan cara mengajak partai politik yang hendak dijajaki Partai Gerindra untuk berkoalisi.

"Belakangan ini saya lihat seperti itu, ada pihak-pihak yang ingin jegal saya dan Pak Chris, agar tidak maju dalam Pilgub NTT tahun 2018," ungkap Esthon, sebagaimana dilansir dari Harian Pos Kupang edisi 20 April 2017.

Esthon mengaku ia sendiri mengetahui ada upaya pihak-pihak tertentu yang hendak melakoni politik yang tidak etis dengan cara mengajak parpol lain supaya tidak berkoalisi dengan Gerindra.

Menurut Esthon, dirinya bersama Chris Rotok telah berkomitmen untuk menghargai figur lain yang juga hendak bertarung dalam Pilgub NTT 2018.

"Kami tetap menghargai kandidat lain dengan berkompetisi secara sehat agar jangan ada dusta di antara kita. Kita jalani semua sesuai prosedur yang ada," ujar Esthon.

Meski ada upaya pencegalan, kata Esthon, ia dan Chris Rotok yakin akan mendapat partai politik untuk berkoalisi.

Bahkan, lanjut Esthon, komunikasi politik dengan sejumlah partai politik (parpol) tetap dilakukan, baik dengan pimpinan parpol tingkat pusat maupun parpol di daerah.

Ditanya apakah dirinya yakin mendapat parpol koalisi, Esthon mengatakan, ketika ia mendeklarasikan diri untuk maju, itu berarti ada parpol yang mendukung, termasuk parpol koalisi.

"Kami yakin akan ada parpol koalisi, walaupun ada yang ingin menghalangi kami untuk maju dalam Pilgub NTT tahun 2018," ujarnya.

Informasi yang diperoleh Pos Kupang, Kamis (13/4/2017), Partai Gerindra NTT berpeluang akan berkoalisi dengan PAN NTT dalam mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT.

Untuk diketahui, sejak tahun 2016 lalu, Ir. Esthon L Foenay, M.Si dan Drs. Christian Rotok, sudah mendeklarasi untuk maju dalam Pilgub NTT tahun 2018.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Gabriel Beri Binna, Rabu (12/4/2017) menyatakan, Gerindra sudah bulat dan final mengusung Ir. Esthon L Foenay,. M.Si dan Drs. Christian Rotok.

Untuk menggolkan pencalonan Esthon - Chris dalam pilgub tahun depan, kata Beri Binna, Gerindra kemungkinan berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
Selain dengan PAN, lanjut Beri Binna, Gerindra juga terus melakukan komunikasi politik dengan sejumlah parpol lainnya untuk berkoalisi guna mengusung bakal calon gubernur dalam pilgub NTT nanti.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro mengatakan, partainya kemungkinan akan melirik Ayub Titu Eki, sebagai figur alternatif bakal calon gubernur dalam Pilgub NTT 2018. Alasannya, belakangan ini Ayub Titu Eki mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved