Berita Flores Lembata Alor
Syukuran Tahunan Nelayan Waibalun Menjadi Destinasi Wisata Flotim yang Baru
Pasalnya pemerintah Flores Timur telah menetapkan syukuran para nelayan Waibalun Kota Larantuka menjadi event tahunan bagi para nelayan.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu
POS KUPANG.COM, LARANTUKA --- Bagi masyarakat Flotim dan pesiarah Semana Santa yang belum berkesempatan menyaksikan acara syukuran Nelayan Waibalun di Larantuka, janganlah khawatir.
Pasalnya pemerintah Flores Timur telah menetapkan syukuran para nelayan Waibalun Kota Larantuka menjadi event tahunan bagi para nelayan.
Para wisatawan pesiarah rohani Semana Santa, masih bisa menyaksikan moment syukuran para nelayan ini pada Paskah 2018.
Bupati terpilih Flores Timur yang juga putra Waibalun Anton Gege Hadjon dalam sambutannya pada kegiatan syukuran nelayan Waibalun Senin (17/4/2017) mengungkapkan syukuran tahunan masyarakat nelayan tersebut menjadi alternatif wisata bagi peziarah Semana Santa.
Jelas Anton Hadjon, pertama kali syukuran nelayan diselenggarakan Nelayan Waibalun pada tahun 2003 silam.
Dalam kebudayaan masyarakat agraris, kata Anton Hadjon dikenal adanya upacara syukuran panenan setiap tahun yang dikenal dengan Watanaben.
Namun dalam perkembangan, masyarakat Waibalun mulai melirik laut sebagai lahan mata pencaharian untuk hidup.
Karena itu pesan Anton Hadjon, agar syukuran para nelayan tahun 2018, para nelayan hendaknya menjadi pelopor untuk menyukseskan kegiatan syukuran para nelayan tersebut.
Pemerintah daerah, kata Anton Hadjon akan mendukung untuk menfasilitasi suksesnya penyelenggaraan syukuran para nelayan tersebut.(*)