Jumat, 29 Mei 2026

5 Berita Populer di Akhir Pekan: Elektabilitas Ahok-Djarot dan Kisah Paskah yang Terlambat Datang

Sejumlah lembaga melakukan survei terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan dua pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur pada putaran kedua

Tayang:
Editor: Alfred Dama
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpose bersama moderator debat Ira Koesno usai Debat Publik Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). ) 

 4. Paskah 2017 Sebenarnya Datang "Terlambat", Ini Penjelasannya

OMK Mautapaga membawakan Tablo, Jumat (14/4/2017).
OMK Mautapaga membawakan Tablo, Jumat (14/4/2017). (POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS)

Hari raya Paskah tak selalu datang "tepat waktu". Paskah bisa datang "cepat" tetapi juga kadang "terlambat".

Jika Paskah datang "cepat", maka perayaan kebangkitan Yesus itu akan jatuh pada bulan Maret. Sementara, jika datang terlambat, perayaannya akan tiba pada bulan April.

Bagaimana bisa begitu? Tulisan Joe Rao, komunikatos sains dari Hayden Planetarium, New York, di Space.com pada Jumat (14/4/2017) menerangkan, cepat lambatnya Paskah ditentukan oleh faktor bulan.

Bagaimana penjelasannya? Selengkapnya baca di sini.

5. Kisah Pelarian Otak Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan foto terduga pelaku pembunuhan sadis satu keluarga saat memberi keterangan pers di Mapolda Sumut, Medan, Selasa (11/4/2017). Hingga kini para pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Kelurahan Mabar, Medan, dan satu balita kritis itu masih dalam pencarian pihak kepolisian. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi)
Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan foto terduga pelaku pembunuhan sadis satu keluarga saat memberi keterangan pers di Mapolda Sumut, Medan, Selasa (11/4/2017). Hingga kini para pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Kelurahan Mabar, Medan, dan satu balita kritis itu masih dalam pencarian pihak kepolisian. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi) ()

Pria yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Lala diringkus di Riau, Sabtu (15/4/2017)(KOMPAS.com/Mei Leandha)
Selama jadi buronan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, tersangka pelaku utama pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Matalata alias Andi Lala (35), berpindah-pindah.

Namun, setelah hampir sepekan jadi buron, warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang tersebut akhirnya tertangkap.

Tim gabungan Polda Sumut dan Polda Riau menangkap Andi Lala di Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (15/4/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved