Kisah Pemulung yang Mengaku Tetangga Wali Kota, Maksimal Dapat Rp 30 Ribu Sehari

Libur panjang selama tiga hari rupanya betul-betul dimanfaatkan oleh sebagian warga Solo untuk bertamasya.

Editor: Agustinus Sape
TRIBUNSOLO.COM/YUDHISTIRA NURDIAN QUROTTA
Mbah Ali (82), pemulung di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Sabtu (15/4/2017). 

"Pak Rudy dari STM langsung berkerja di Konimex," ujar Mbah Ali.

"Saya dulu di katering Manahan sering kirim makanan ke Konimex, kebetulan juga tetanggaan sama Pak Wali, jadi habis nganter terus ngobrol," tambahnya.

Ditanya alasan mengapa memilih jadi pemulung, Mbah Ali mengatakan profesi ini ia tekuni selain untuk makan juga untuk olahraga.

"Untuk makan, sudah tua biar badan sambil gerak," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved