SERAM ! Lokasi Ular Makan Petani Merupakan Sarang Tujuh Piton Raksasa, Kemana Yang Lain?

Baru dua yang dibunuh, termasuk yang menelan Akbar jadi masih ada lima ekor.

Editor: Rosalina Woso
nurhadi/tribunsulbar.com
Ular piton sepanjang tujuh meter yang menelan Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, sempat jadi tontonan warga di lokasi kejadian. 

POS KUPANG.COM, MAMUJU - Ular piton raksasa yang menelan Akbar (25) petani sawit di Mamuju Tengah Sulawesi Barat memang sudah dilumpuhkan warga.

Namun, bukan berarti warga di daerah tersebut bisa bernapas lega.

Piton Burma
Piton Burma (SPL)

Bagaimana tidak, menurut cerita warga setempat ular piton seperti yang memangsa Akbar ini jumlahnya tak hanya satu.

Paman almarhum Akbar, Adhan Andi Tadjuddin bahkan menyebut jika ular tersebut 7 bersaudara.

Baru dua yang dibunuh, termasuk yang menelan Akbar jadi masih ada lima ekor.

Nah, salah seorang warga yang ditemui TribunSulbar.com mengungkapkan jika melihat seekor ular piton yang mirip dengan yang menelan Akbar mengintai mangsanya di sekitar perkebunan milik Akbar.

Ular itu muncul hanya selang dua hari setelah ditemukannya Akbar di perut piton raksasa.

Sumber tersebut menyebut piton yang muncul itu memburu hewan ternak warga, ayam.

Ular piton berwarna kuning, sepanjang hampir empat meter yang dilemparkan seorang pelanggan ke tengah restoran sushi di California, Minggu.
Ular piton berwarna kuning, sepanjang hampir empat meter yang dilemparkan seorang pelanggan ke tengah restoran sushi di California, Minggu. (via UPI.com)

"Saya lihat di jalan masuk lokasi Akbar ditelan ular, mau makan ayam cuman tidak berhasil," kata sumber tersebut.

Jamak diketahui petani sawit Salubiro, konon daerah tersebut

"Itu piton tujuh bersaudara, ini mi mungkin temannya," katanya.

Ayah almarhum Akbar, Muhammad Ramli (50), tidak kaget mendengar ulat piton memburu mangsa ayam.

Dia tahu saban tahun Salubiro, khususnya, merupakan sarang piton.

Ramli meminta pemerintah turun tangan atas kejadian yang menimpa putra sulungnya itu.

Ular piton batu karang afrika
Ular piton batu karang afrika (africawildtrails)

"Kami berharap, ada upaya dari pemerintah atas kejadian ini," katanya kepada Tribunsulbar.com di kediaman duka, Salubiro, kemarin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved