Isak Tangis Pecah Saat Istri dari Petani yang Ditelan Ular Piton Tiba

Air mata Munaria tak terbendung saat tiba di kediaman suaminya, almarhum Akbar Bin Ramli (25), petani yang tewas ditelan ular piton di Desa Salubiro,

Editor: Alfred Dama
Tribun Timur/Nurhadi
Munaria (Muna) baru tiba di kediaman suaminya almarhum Akbar Bin Ramli (25), Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, Sulbar, Jumat (31/3/2017). 

"Dia simpan ini uangnya untuk ongkos dia pakai ke sana lihat anaknya karena sekalian mau juga rencana puasa di sana," tambahnya.

Matanya berkaca-kaca. Impian Akbar sirna untuk selama-lamanya.

Jenazah Akbar dimakamkan di pekuburan Islam di Pantai Desa Salubiro, Selasa (28/3/2019) sekitar pukul 11.00 Wita.

Tiga bulan sebelum ditemukan tewas, Akbar mengantar Muna ke Palopo, kampung halaman Muna. Setelah 10 hari kelahiran anak kedua mereka, Akbar kembali ke Salubiro mengais nafkah.

"Mau sekali lihat itu anaknya yang bayi karena Akbar tinggalkan saat bayi berusia 10 hari," kata Ramli sambil terisak.

Bagi Ramli, Akbar adalah sosok yang sabar.

"Sabar sekali ini Akbar, pendiam. Karena sabarnya, dia tidak pergi cari kerja. Jadi saya suruh saja kerja sawit karena dia tidak tahu pergi cari kerja," katanya.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved