Berita Flores Lembata Alor
Sanggar Budaya Liang Ndara Terus Dikunjungi Wisatawan
Daya tarik wisatawan berkaitan dengan status Liang Ndara sebagai desa ekowisata, khususnya keberadaan Sanggar Budaya Riang Tana Tiwa di Kampung Cecer.
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Servatinus Mammilianus
POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), terus dikunjungi oleh para wisatawan, terutama wisatawan asing.
Daya tarik wisatawan berkaitan dengan status Liang Ndara sebagai desa ekowisata, khususnya keberadaan Sanggar Budaya Riang Tana Tiwa di Kampung Cecer.

Sanggar itu selalu mementaskan tarian tradisional Manggarai, termasuk Tari Caci diiringi musik tradisional khas Manggarai setiap kali wisatawan datang.

Desa itu sudah menjadi spot kunjungan dan telah menjadi salah satu paket perjalanan wisata.
"Di tahun 2017 ini, wisatawan terus berdatangan. Pada Bulan Januari jumlahnya tiga ratus orang, terdiri dari tujuh group. Februari hanya belasan orang dan Bulan Maret ini baru lima puluh orang. Tetapi mulai April jumlahnya meningkat karena kami sudah diinformasikan lewat agen perjalanan," kata koordinator Sanggar Budaya Riang Tana Tiwa, Kristoforus Nisan kepada poskupang.com, Rabu (29/3/2017).

Menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, kunjungan wisatawan meningkat mulai Bulan April setiap tahun.

Paket lain di desa itu yang dijual ke wisatawan, yakni pertunjukan tumbuk Kopi Manggarai, Pemecahan Biji Kemiri dan sejumlah kegiatan lain dari warga desa yang telah dikemas menjadi paket wisata.

Warga desa juga menjual beberapa produk lokal dari komoditi mereka, seperti kopi, fanili dan yang lainnya.(*)