Hadapi Serangan Virus Dengue, RSUD Umbu Rara Meha Butuh Pendonor Darah
enaga dokter, peralatan, cairana dan perawatan yang dibutuhkan untuk penanganan kasus DBD di RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu, Sumba Timur masih cukup un
Penulis: John Taena | Editor: Alfred Dama
Laporan wartawan Pos kupang, John Taena
POS KUPANG.COM,WAINGAPU-- Tenaga dokter, peralatan, cairana dan perawatan yang dibutuhkan untuk penanganan kasus DBD di RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu, Sumba Timur masih cukup untuk menghadapi lonjakan pasien akibat serangan virus dengue.
Baca: Gawat! Sumba Timur Diserang Virus Dengue! Satu Nyawa Melayang, Puluhan Lainnya Dirawat
Kepada Pos Kupang.com, di Waingapu, Selasa (21/3/2017), Direktur RSUD Umbu Rara Meha, dr. Lely Harakai mengatakan, pihaknya hanya mengkhawatirkan kebutuhan darah untuk menolong para pesien.
Pasalnya menejemen rumah sakit setempat pasti akan mengalami kurangan darah jikalau jumlah pasien serangan virus dengue terus meningkat.
"Kalau untuk tenaga dokter, peralatan, cairan dan perawatan kita di sini (RSUD) Umbu Rara Meha sangat siap untuk menangani. Darah saja yang kita akan mengalami kekurangan jadi kita pasti butuh pendonor," jelasnya.
Berdasarkan pengalaman yang terjadi pada Sabtu (18/3/2017), lanjutnya, terdapat satu kasus kematian akibat serangan virus dengue di rumah sakit setempat. Korban kasus kematian akibat serangan virus dengue adalah seorang bayi berusia lima bulan.
Dikatakanya, "Kemarin (Senin, 21/3/2017,red) itu baru 20 orang kalau kondisi terakhir sampai sekarang totalnya ada 24 orang. Tadi malam tida orang yang dirawat sampai sekarang satu di ICU, dua orang di bangsal perawatan biasa."*