Pimpinan RSUD Umbu Rara Meha Jatuh Sakit Setelah Pengumuman Lulus Tingkat Paripurna

Ia merasa stress sekali karena harus membuktikan paripurna itu bukan hanya di atas kertas. Tetapi dalam pelaksanaan pelayaan sehari-hari.

Penulis: John Taena | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/John Taena
SYUKURAN- Pimpinan RSUD Umbu Rara, Waingapu, Sumba Timur, dr. Lely Harakay (paling kiri) bersama Ir. Juspan Pasande, M. Si, dan Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST. MT, dalam acara syukuran bersama keluarga besar RSUD Umbu Rara Meha, di Waingapu. Jumat (10/3/2017). 

Laporan wartawan Pos Kupang, John Taena

POS KUPANG.COM, WAINGAPU-Usai diumumkan menjadi rumah sakit yang dinyatakan Lulus Tingkat Paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Pimpinan RSUD Umbu Rara, Waingapu, Sumba Timur, dr. Lely Harakay, jatuh sakit selama tiga hari.

Hal ini diungkapkannya dihadapan Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Juspan Pasande, M. Si, dan Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST. MT, dalam acara syukuran bersama keluarga besar RSUD Umbu Rara Meha, di Waingapu, Jumat (10/3/2017).

Pimpinan RSUD Umbu Rara, Waingapu, Sumba Timur, dr. Lely Harakay mengatakan, setelah mendengar bahwa Lulus Tingkat Paripurna ia sakit. "Saya dua hari sakit pak wakil bupati. Saya pulang kantor, saya tidur sampai jam tujuh. Terus mulai sakit kepala dan mulai muncul batuk-batuk," ujarnya.

Ia merasa stress sekali karena harus membuktikan paripurna itu bukan hanya di atas kertas. Tetapi dalam pelaksanaan pelayaan sehari-hari.

"Apa yang kita lakukan kepada pasien kita adalah paripurna. Pada hari ketiga, waktu jalan pagi akhirnya saya berkomitmen," ujarnya.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved