Misteri Siti Aisyah dan Pembunuhan Kim Jong Nam
Keluarga dan bekas tetangga Siti Aisyah --sebelumnya ditulis Siti Aishah-- mengaku kaget mendengar wanita itu terlibat dalam pembunuhan misterius di b
"Dia sangat baik dengan semua orang di sini. Bagaimana dia bisa membunuh orang besar? Tidak mungkin, tidak mungkin," tutur Aminah lagi.
Ibu Aisyah, Benah, mengatakan kepada koresponden kantor berita AP lewat telepon, keluarga mereka berasal dari latar belakang miskin di desa.
"Sejak kami mendengar berita dari televisi, saya tidak bisa tidur dan makan. Sama seperti ayahnya, dia hanya berdoa dan membaca Al-Quran. Dia malah tidak mau berbicara," kata Benah.
"Sebagai orang kecil, kami hanya bisa berdoa," sambung dia.
Aisyah, menurut ayah mertuanya, pindah ke Malaysia dengan suaminya tahun 2011 untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Keputusan itu diambil setelah bisnis toko garmen yang mereka jalankan gagal.
Pasangan itu meninggalkan anak mereka hampir dua tahun pada orangtuanya, Tjia Liang Kiong dan istrinya, di Jakarta.
Setahun setelah meninggalkan Indonesia, Aisyah kembali ke Jakarta, dan mengatakan pada ayah mertuanya, dia ingin bercerai dari suaminya. Dia merasa pernikahan mereka tidak bahagia.
Namun menurut sang suami, Aisyah punya hubungan gelap dengan seorang pria Malaysia.
Akhirnya perceraian dilangsungkan pada tahun 2012. Aisyah mengaku akan tinggal bersama orangtuanya di Serang, Provinsi Banten, dan bekerja di sebuah toko sepatu.
Beberapa bulan kemudian, kata Tjia Liang Kiong, dia pindah ke Batam.
Ketika terakhir bertemu bulan Januari lalu, Siti Aisyah mengunjungi anaknya di Jakarta.
Menurut Tjia Liang Kiong, dia kelihatan sangat kurus. Aisyah mengaku mengidap penyakit pernapasan.
Pihak imigrasi Indonesia menyatakan, Aisyah masuk ke Malaysia 2 Februari lalu dengan feri dari Batam.
Ketua RT di bekas tempat tinggalnya di Tambora, Rahmat Yusri mengatakan, dia sulit percaya Siti Aisyah bisa melakukan pembunuhan.
"Saya sangat kaget waktu mendengar itu, karena saya kenal dia dengan baik," kata Yusri. (Deutsche Welle)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pembunuhan-kim-jong-nam_20170216_204328.jpg)