Kenali Mitos Seputar Menstruasi dan Faktanya

Masih banyak kepercayaan tradisional seputar menstruasi yang kita percaya hingga kini.

Kenali Mitos Seputar Menstruasi dan Faktanya
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Masih banyak kepercayaan tradisional seputar menstruasi yang kita percaya hingga kini.

Misalnya, kita dianjurkan tidak banyak berkegiatan saat menstruasi. Atau, darah menstruasi adalah darah kotor sehingga jika itu keluar artinya tubuh menjadi bersih kembali, dan masih banyak mitos lainnya.

Inilah lima mitos seputar menstruasi yang tak perlu Anda percaya.

1. Cara tubuh membersihkan dirinya sendiri

"Kesalahpahaman paling umum yang saya dengar adalah bahwa menstruasi adalah cara yang sehat bagi tubuh untuk 'membersihkan' dirinya sendiri setiap bulan. Ini terdengar indah, dalam teori, tetapi palsu, "kata Maria Sophocles, M.D., dokter kebidanan dan kandungan dan direktur Women's Healthcare of Princeton.

Menstruasi menandai akhir dari rutinitas bulanan Rahim, di mana lapisan jaringan rahim tumbuh sebagai persiapan akan kehadiran embrio.

Jika tak ada embrio yang hadir, jaringam ini luruh bersama darah dan kita menyebutnya menstruasi.

2. Periode menstruasi yang berat akan berlangsung sampai menopause

Ada masa-masa ketika periode menstruasi terasa sangat berat. Perut kram dan darah yang keluar sangat deras. Tapi, bukan berarti Anda harus menanggung hal ini sampai menopause, kata Sophocles.

"Periode menstruasi yang berat bisa menjadi tanda ada sesuatu yang serba pada tubuh Anda. Bicaralah dengan dokter jika Anda harus memakai sembilan pembalut dalam sehari saat periode menstruasi."

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved