Elias Djo Pimpin Golkar Ngekeo
Drs. Elias Djo secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Nagekeo pada Musyawarah Daerah II DPD Golkar Nagekeo yang berlangsung di Aula Pondok
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad
POS KUPANG.COM, MBAY -- Drs. Elias Djo secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Nagekeo pada Musyawarah Daerah II DPD Golkar Nagekeo yang berlangsung di Aula Pondok SVD Mbay, Rabu (25/1/2017).
Tidak hanya dipercayakan memimpin Golkar lima tahun ke depan, Elias juga ditugaskan Forum Musda untuk menjadi calon bupati Nagekeo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nagekeo yang akan berlangsung tahun 2018 mendatang.
Dukungan penuh terhadap Elias dari pengurus anak cabang (PAC) Golkar dari tujuh kecamatan disampaikan melalui Pemandangan Umum masing-masing PAC.
Dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPD Golkar NTT, Nixon Mesakh, S.H, Musda juga merekomendasikan dukungan untuk memenangkan Drs. Ibrahim Agustinus Medah menjadi calon Gubernur NTT pada Pilgub NTT tahun 2018 mendatang serta menerima laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Nagekeo periode sebelumnya.
Elias Djo dalam pidato politiknya beberapa saat setelah terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Nagekeo periode 2017-2020, mengatakan, akan membawa Golkat lebih baik ke depan terutama menghadapi agenda-agenda politik tingkat lokal, regional maupun nasional.
Namun Elias mengatakan, tekad itu tdm bisa tercapai jika ia bekerja sendiri. "Saya berharap dukungan kerja sama dan sama-sama bekerja untuk membesarkan partai ini.
Karena itu, pengurus yang akan saya bentuk nanti lebih aspiratif karena target kita harus menang di semua level agenda politik," demikian Elias.
Sementara Ketua DPD Golkar Nagekeo demisioner yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar NTT, Thomas Tiba Owa dalam pidatonya pada Pembukaan Musda, mengingatkan kembali para kader Golkar di daerah itu bahwa selama memimpin Golkar Nagekeo, partai tersebut tidak pernah kalah.
Karena itu, ia berharap keberhasilan itu menjadi tradisi yang barus diteruskan oleh para kader partai tersebutdi Nagekeo.
Pria yang biasa disapa Toti ini menegaskan, Golkar akan menghadapi beberapa agenda politik ke depan yakni Pemilihan Gubernur NTT dan Pilkada Nagekeo.
"Secara organisatoris, DPD Golkar NTT telah menetapkan Bapak Ibrahim Agustinus Medah menjadi calon Gubernur NTT yang akan bertarung pada Pilgub 2018 mendatang. Karena itu tugas seluruh kader untuk memenangkan Bapak Ibrahim Agustinus Medah mebjadi Gubernur NTT dan mendukung Pemerintahab Elias-Paul sampai selesai masa jabatan tahun 2018 dan kalau bisa lanjutkan," tegas Toti.
Pada kesempatan itu, Toti juga mengingatkan Elias-Paul bahwa tanggung jawab keduanya terhadap rakyat Nagekeo masih sampai tahun 2018.
Dukungan terhadap Elias untuk kembali mencalonkan diri menjadi Bupati Nagekeo dalam Pilkada Nagekeo tahun 2018 juga datang dari Ketua DPD Golkar NTT, Ibrahim Agustinus Medah.
Dalam pidato politiknya ketika membuka Musda II Golkar Nagekeo, Rabu siang, Medah berharap Elias-Paul bisa lanjut sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Nagekeo pada Pilkada Nagekeo tahun 2018 mendatang.
"Saya akan merestui kalau Pak Elias dan Paul lanjut. Sebagai kader Golkar, kalau Pak Elias mau maju lagi pasti saya restui," tegas Medah.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pasar-danga_20160723_195410.jpg)