Berlyan TS Kaledy Salam Maliuk
Mengenakan kaos hitam komunitas CB Mutis Kefamenanu, Berlyan Tari Suryani Kaledy menghibur pejabat dan tamu undangan pada acara HUT ke-3 CB Mutis Kefa
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Mengenakan kaos hitam komunitas CB Mutis Kefamenanu, Berlyan Tari Suryani Kaledy menghibur pejabat dan tamu undangan pada acara HUT ke-3 CB Mutis Kefamenanu, Sabtu (19/11/2016) malam.

Berlyan TS Kaledy
Sebuah ungkapan salam maliuk sambil menggoyangkan pinggul berhasil ditiru ratusan tamu yang hadir. Wanita komunikatif yang akrab disapa Berlyn ini meluapkan bakat alam yang sudah dijiwainya sejak SLTA. Ratusan undangan tak merasa jenuh mengikuti acara syukuran klub motor antik di Bumi Biinmafo yang dimulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00 Wita itu.
Pada acara yang dihadiri Kasat Lantas Polres TTU, AKP Sudirman, S.Sos; Kasdim 1618 TTU, Mayor Inf. Nanang Sulistiyo, staf ahli politik dan hukum Ir. Morizon Kapa, gadis kelahiran Bali pada 30 September 1996 itu, sesekali menyisipkan sosialisasi tata tertib berlalu lintas.
"Salam Maliuk. Yuuu," kata Berlyn, diikuti sejumlah pejabat dan undangan sambil menggoyang pinggul dan peragaan telapak tangan seperti kelincahan tubuh ular.
"Kecelakaan itu karena kita tidak tertib. Jadi, dalam berlalulintas harus mengutamakan kelengkapan kendaraan," kata Berlyn diikuti peragaan pelopor berlalulintas bagi pengendara roda dua, roda empat dan pejalan kaki.
Mengenakan kostum bergambar motor antik bertuliskan Annyversary CB Mutis Kefamenanu dan Salam Maliuk, buah hati Aloysius Kaledy dan Katharina Rambu (almarhumah) itu tidak sedikit pun memperlihatkan ekspresi gugup.
Senyum, sapa dan salam maliuk justru menjadi amunisi yang memancarkan kemeriahan acara syukuran komunitas motor antik di Kefamenanu yang beranggotakan 30 orang itu.
Mahasiswi semester pertama Universitas Negeri Timor (Unimor) Kefamenanu, TTU, itu suka menjadi master of ceremony (MC) atau pemandu acara lantaran termotivasi menjadi reporter. Dia sering tampil pada acara seromonial sejak kelas satu SLTA. Tidak ada yang mengajarinya secara khusus.
Kini Berlyn sering memandu acara di kampus Unimor. Menjadi MC pada acara besar seperti HUT ke-3 CB Mutis Kefamenanu menjadi pengalaman pertama bagi Berlyn. "Motto hidupku belajar dari kegagalan. Saya ingin menjadi seorang MC yang profesional," ujar anak kedua dari dua bersaudara ini.
Berlyn memberi apresiasi bagi komunitas motor CB Mutis Kefamenanu yang sudah kerap melakukan aksi sosial. "Kiranya komunitas CB Mutis Kefamenanu selalu mengikuti peraturan lalu lintas," kata Berlyn. (abe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/berlyan-ts-kaledy-1_20161122_234048.jpg)