Guru BK Dilatih Kesehatan Reproduksi Remaja
Yuyun, mengatakan terjadi peningkatan kasus HIV/AIDS sampai dengan bulan Juni 2016 sejumlah 357 kasus, meliputi HIV 152 kasus dan AIDS 385 kasus
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a
POS KUPANG.COM,MAUMERE--- Puluhan orang guru mata pelajaran bimbingan konseling (BK) dan guru olahraga dari 12 SMP dan 18 SMU/SMK di Kabupaten Sikka, Rabu (16/11/2016) mengikuti pelatihan kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja.
Pelatihan dua hari, 16-18 November 2016 di Aula Heindrich Jalan Wairklau,Kota Maumere.
Penyelenggara pelatihan dari pengelola Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sikka, Yuyun D Baital, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman komperhensif guru tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja.
Menyusun rencana kerja tentang program ramah remaja di setiap sekolah.
Yuyun, mengatakan terjadi peningkatan kasus HIV/AIDS sampai dengan bulan Juni 2016 sejumlah 357 kasus, meliputi HIV 152 kasus dan AIDS 385 kasus.
Penyakit seksualitas ini menyerang kaum usia muda 15 - 19
tahun sebanyak 76 kasus dan usia 20 - 24 tahun ada 408 kasus.
"Jika tidak disikapi dengan serius dapat menjadi ancaman bagi
keberlangsungan dan produktivitas generasi muda di Sikka," tegas Yuyun, dalam laporan kegiatan dibuka Wakil Bupati Sikka, Drs.Paulus Nong Susar. *