Manfaatkan Keberadaan Kapal Listrik

Di NTT, krisis listrik menjadi bahan pergunjingan yang tak pernah habis. Tahun lalu, bahkan masyarakat menggelar demo ke PLN

Editor: Agustinus Sape
istimewa
Kapal listrik Karadeniz Powership Zeynep Sultan yang didatangkan Manajemen PT PLN dari Turki. 

KRISIS listrik yang dialami hampir seluruh wilayah Indonesia membuat PT PLN sebagai operator listrik tak tinggal diam. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penghematan daya hingga memanfaatkan sumber daya alam.

Di NTT, krisis listrik menjadi bahan pergunjingan yang tak pernah habis. Tahun lalu, bahkan masyarakat menggelar demo, menuntut PT PLN agar segera mencari solusi menyelesaikan persoalan pemadaman listrik yang tak kunjung berhenti. Bahkan, anggota DPRD NTT dan DPR RI pun ikut nimbrung. Direktur PLN Pusat didatangi. Namun, tak ada solusi yang benar-benar membuat masyarakat puas.

Namun, kini harapan akan krisis listrik di Kota Kupang teratasi mulai nampak. Kapal listrik Karadeniz Powership yang akan ditempatkan manajemen PT PLN Persero di Kupang, NTT hampir rampung. Kapal yang dibuat perusahaan Turki, Karpowership tersebut bakal dikirim ke Indonesia paling lambat awal tahun depan.

Kapal listrik untuk Kupang yang sedang dibangun di galangan kapal Istanbul-Turki tersebut panjangnya 170 meter, tinggi 50 meter dan lebar 30 meter. kapal listrik yang akan ditempatkan di Kupang berkekuatan 60 MW (Megawatt). Namun kapasitasnya bisa lebih ditingkatkan 10 persen dari angka itu. Kapal listrik Karadeniz dengan ukuran dan kapasitas mesin yang sama juga akan ditempatkan PLN di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)dan Ambon, Maluku.

Seperti diketahui, untuk mengatasi krisis listrik, Pemerintah Indonesia menjalin kontrak kerja sama dengan Karpowership, perusahaan pembuat kapal listrik di Istanbul. Kapal listrik itu disewa dalam jangka waktu tertentu sesuai kontrak kerja sama. Sampai saat ini Karpowership mengoperasikan sembilan kapal listrik yang menghasilkan lebih dari 1.500 MW di kawasan Timur Tengah, Asia, Afrika dan Mediterania.

Kabar gembira ini mesti disambut dengan sukacita. Ada harapan, keberadaan kapal listrik ini membuat dunia industri di Kota Kupang ikut berkembang. Investor sudah harus berani masuk ke Kawasan Industri Bolok (KWI). Pasalnya, listrik yang tersedia akan mampu menyediakan daya yang dibutuhkan para pengusaha.

Sebagai masyarakat, kita mesti mendukungnya. PT PLN jelas akan membangun jaringan untuk menghubungkan transmisi-transmisi yang ada dengan kapal. Dukungan masyarakat terutama adalah terkait lahan dan lainnya. Hal ini yang sering menjadi persoalan. Semoga untuk kali ini, tidak ada persoalan baru, sehingga kebutuhan listrik bagi masyarakat bisa terpenuhi.

Menjangkau semua wilayah di Pulau Timor, diharapkan investasi bisa berkembang pesat. Untuk itu, kita sudah harus mempersiapkan diri sejak sekarang. Pemerintah daerah harus berani mengundah investor ke daerahnya. Agar daya listrik yang ada, jangan disia-siakan.*

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved