Human Trafficking Permalukan Harga Diri NTT
Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo mengatakan, adanya transaksi jual-beli manusia yang marak di NTT membuktikan harga diri NTT dipermalukan.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo mengatakan, adanya transaksi jual-beli manusia yang marak di NTT membuktikan harga diri NTT dipermalukan.
Winston Rondo menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang, Rabu (24/8/2016).
Menurut Winston, saat ini memang pemerintah gencar untuk mengatasi masalah human trafficking, namun di pihak lain masalah ini semakin mencuat.
"Kejahatan traficking ini memang memberi harga Rp 10- Rp 50 juta per kepala calon TKI sehingga bisa saja ditukar dengan apa saja termasuk mobil. Ini permalukan harga diri NTT," katanya.*