Bangun Pariwisata Harus Fokus

Kegiatan ini merupakan salah bentuk kepedulian Kompas untuk mempromosikan potensi bidang pariwisata yang ada di wilayah NTT.

Bangun Pariwisata Harus Fokus
POS KUPANG / ENOLD AMARAYA
Pemred Kompas, memberikan penghargaan kepada Gubernur NTT dan Polda NTT yang telah mendampingi perjalan Tur Jelajah Sepeda Kompas Flores - Timor di depan rumah jabatan Bupati Kupang, Minggu (21/8/2016) 

JELAJAH Sepeda  Flores-Timor, yang diselenggarakan Harian Kompas sejak tanggal 13 - 23 Agustus 2016, bukan sekadar menyalurkan hobi para pesepeda dari berbagai daerah di Tanah Air. Kegiatan ini merupakan salah bentuk kepedulian Kompas untuk mempromosikan potensi bidang pariwisata yang ada di wilayah NTT, khususnya di daratan Flores dan Timor.

Dan, kegiatan ini telah membalikkan anggapan orang luar NTT yang selama ini menilai bahwa NTT itu miskin, ternyata memiliki potensi alam yang luar biasa, terutama di bidang pariwisata. Itulah kesan para peserta Jelajah Sepeda Flores-Timor. Hanya saja mereka melihat bahwa pesona alam di NTT sebagai potensi sektor pariwisata di daerah ini belum digarap maksimal.

Karena itulah, melalui even ini para peserta jelajah sepeda selain menikmati keindahan panorama alam di daratan Flores dan Timor, mereka juga mempromosikan berbagai keindahan alam lewat media sosial.

Penyebarluasan berbagai obyek wisata yang dilakukan para peserta Jelajah Sepeda Flores-Timor melalui jejaring sosial, sebetulnya 'menggugat' pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) untuk lebih serius membangun bidang kepariwisataan di daerah ini dengan membenahi obyek-obyek wisata yang ada. Tujuannya untuk mendukung pembangunan sektor ekonomi guna mendongkrak penerimaan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Memang tidak dipungkiri bahwa pemerintah daerah sudah melakukan berbagai terobosan membangun bidang kepariwisataan daerah ini, tapi sejauh ini belum maksimal. Hal ini jelas terlihat pembangunan infrastruktur ke tempat wisata belum memadai.

Pada umumnya, kondisi infrastruktur seperti jalan raya, apalagi penerangan listrik dan fasilitas lainnya ke obyek-obyek wisata yang ada cukup memrihatinkan dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ini memang fakta, karena itu ketika kita membangun bidang kepariwisataan harus fokus, tidak bisa setengah-setengah.

Peserta Jelajah Sepeda Kompas Flores - Timor yang memberi kesan bahwa keindahan panorama alam di NTT seperti di Flores dan Timor sungguh luar biasa. Namun, mereka melihat pesona alam NTT ini belum digarap maksimal sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Karena itu, peserta jelajah sepeda menyarankan pemerintah daerah harus berani 'menjual' kekayaan obyek wisata di daerah ini dengan memperbanyak promosi melalui media sehingga menarik wisatawan mancanegara dan nusantara untuk datang ke NTT. Dengan melakukan promosi melalui media, maka sektor pariwisata di daerah ini bisa meberikan kontribusi kepada penerimaan daerah dan pendapatan masyarakat.

Kiranya pesan peserta Jelajah Sepeda Flores-Timor mendapat tanggapan dari pemerintah daerah agar lebih serius dan fokus membangun bidang pariwisata di daerah kepulauan ini. Maksudnya, selain membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan ke tempat wisata, juga mempromosikan obyek-obyek wisata yang ada kepada masyarakat luar NTT melalui media massa, media sosial dan kerja sama dengan pihak swasta.*

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved