Cerita Penjual Bendera Jelang 17 AGUSTUS, Duduk Saja Bisa Mendapatkan Uang
Para penjual bendera dan aksesori lainnya menggelar dagangannya di pinggir Jalan El Tari Kupang tiga hari terakhir. Bukan tanpa alasan, para pedagang
"Belum banyak yang laku. Kebanyakan masih tanya harga saja," kata Andre.
Tidak beda dengan Anton, Andre juga mengambil barang-barang jualannya dari Surabaya. Sistemnya saling percaya antara dirinya dengan orang di Surabaya.
"Nanti barang yang laku disetor uangnya. Sementara barang yang tidak laku disimpan dan dijual untuk tahun depan," tutur Andre. Minggus Nomleni, penjualan bendera merah putih lainnya mengaku bosnya di Surabaya mengirimkan empat karung berisi bendera dan aneka aksesoris untuk keperluan perayaan HUT RI.
Pasalnya, selama tiga tahun berturut-turut berjualan bendera selalu laris diserbu warga.
"Sekarang memang masih sepi. Biasanya ramai kalau mendekati puncak perayaan HUT RI," ujar Minggus. Tak hanya berjualan bendera, ia bersama rekannya juga berjualan bambu yang dapat dijadikan tiang bendera atau umbul-umbul. Untuk satu buah bambu dijual Rp 20.000. (muhlis al alawi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penjual-bendera-0_20160803_232346.jpg)