Senin, 27 April 2026

Polisi di Dallas, Amerika Jadi Sasaran Penembak Jitu

Sebanyak sebelas aparat penegak hukum di Dallas, Amerika Serikat ditembak, dan empat di antaranya tewas, Kamis (7/7/2016).

Editor: Ferry Jahang
NBC DFW
NBC DFW Polisi melakukan pengamanan di lokasi penembakan di pusat Kota Dallas, Kamis 7 Juli 2016 waktu setempat. 

POS KUPANG.COM, DALLAS- Sebanyak sebelas aparat penegak hukum di Dallas, Amerika Serikat ditembak, dan empat di antaranya tewas, Kamis (7/7/2016).

Penembakan terjadi saat dua penembak jitu beraksi di antara aksi unjuk rasa yang terjadi di pusat kota tersebut.

Pendemo melontarkan protes atas aksi penembakan warga kulit hitam yang dilakukan polisi di Minnesota dan Luoisiana, sebelumnya.

Penjelasan ini diberitakan Kepala Kepolisian Dallas David Brown, seperti kutip dari laman NBC News.

Kedua penembak jitu melakukan tembakan dari tempat tinggi ke arah sejumlah polisi beberapa saat sebelum tepat pukul 21.00 waktu setempat.

David Brown menggambarkan aksi penembakan itu menggunakan gaya penyergapan.

"Kami menduga bahwa para tersangka mengambil posisi di dua tempat berbeda dan memang berrencana untuk menyerang bahkan membunuh polisi sebanyak yang mereka bisa," kata Brown.

Dia menyebutkan, sebagian polisi mengalami luka tembak pada bagian belakang tubuhnya.

Sebuah regu SWAT langsung diterjunkan, dan salah satu pelaku penembakan langsung bisa diamankan. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00.

Polisi sempat menyebarluaskan sebuah foto, sebelum pelaku tersebut menyerahkan diri.

Brown pun menyatakan, polisi menduga para tersangka telah memasang bom di beberapa lokasi di kota itu. Kini polisi melakukan koordinasi dengan aparat dari biro penyelidik federal (FB), dan Biro Federal untuk Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak.

Sebuah paket mencurigakan telah ditemukan di dekat lokasi di mana tersangka diamankan.

Pihak kepolisian selanjutnya mengatakan, mereka pun melakukan pengejaran terhadap sebuah mobil di jalan bebas hambatan. Pengejaran dilakukan setelah polisi melihat seseorang membuah baju kamuflase dari dalam mobil itu.

Dua penumpang dalam mobil Mercedes tersebut pun saat ini masih dalam pemeriksaan aparat.

Masih belum diperoleh informasi, apakah kedua orang di dalam mobil tersebut terlibat dalam aksi penembakan ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved