Berharap Reo Bebas dari Banjir

Melalui program pembangunan kawasan kumuh, ratusan pemukiman warga yang tergenang banjir akan bebas banjir pada musim hujan mendatang.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
KERJA PROYEK - Pekerja proyek drainase melakukan aktivitas di Kota Reok, Kabupaten Manggarai, Sabtu (2/7/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

POS KUPANG.COM, RUTENG - Sekian lama Kota Reo, Ibukota Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, menjadi langganan banjir. Melalui program pembangunan kawasan kumuh, ratusan pemukiman warga yang saban hari tergenang banjir akan lebih bebas banjir pada musim hujan mendatang.

Proyek peningkatan kualitas pemukiman perkotaan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2016 itu mengalokasikan anggaran senilai Rp 16 miliar. Saat ini sedang dibangun drainase utama dan peningkatan jalan dalam kawasan pemukiman.

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H; Wakil Bupati Manggarai, Drs. Victor Madur; Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ir. Si Ketut Suastika; dan Camat Reok, Ir. Kanisius Tonga, Sabtu (2/7/2016), memantau proyek tersebut bersamaan program bulanan pemerintah daerah berkantor di desa dua hari. Menurut Kamelus, pemantauan proyek itu untuk memastikan bawah proyek pemerintah pusat menjawab masalah banjir.

"Saya wajib tinjau pekerjaan untuk memastikan bahwa pekerjaan ini efektif menyelesaikan soal banjir. Bukan sebaliknya kehadiran proyek tidak menyelesaikan soal, tetapi mendatangkan soal baru kepada rakayatnya," tegas Kamelus.

Meskipun pengerjaan drainase utama ini belum menjangkau aliran Wae Pesi, muara pembuangan akhir saluran air. Keadaan ini potensial menggenangi sawah garam yang letaknya tak jauh dari ujung drainase. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved