Tiga Awal Kapal Asal Aceh Kembali dengan Selamat Setelah 111 Jam Hilang di Laut Nias,

Tiga anak buah kapal asal Singkil, Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, ditemukan selamat setelah dikabarkan hilang pada Kamis (23/6/2016).

Tiga Awal Kapal Asal Aceh Kembali dengan Selamat Setelah 111 Jam Hilang di Laut Nias,
HENDRIK YANTO HALAWA/KOMPAS.com
dari kiri ke kanan Jiat, Wiro dan Rajikin, Tiga Anak Buah Kapal asal Singkil, Aceh , Nanggroe Aceh Darussalam, sempat dinyatakan hilang setelah terombang ambing akibat kerusakan pada mesin kapal boat yang mereka tumpangi, dengan membawa pasir sirtu dan batu bata dengan total sebanyak 14 meter kubik, Mereka dilaporkan hilang pada hari Kamis (23/06/2016), Demikian di jelaskan Bobby Purba, Koordinator Pos SAR Nias, di Gunungsitoli, Selasa (28/06/2016). Ditemukan kembali dengan selamat hari ini Selasa (28/06/2018). 

POS KUPANG.COM, GUNUNGSITOLI -- Tiga anak buah kapal asal Singkil, Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, ditemukan selamat setelah dikabarkan hilang pada Kamis (23/6/2016).

Koordinator Pos SAR Nias Bobby Purba mengatakan bahwa ketiganya telah kembali dengan selamat pada Selasa (28/6/2018).

Ketiganya awak kapal tersebut bernama Rajikan (50), Wiro (18), dan Jiat (18). Mereka berangkat dari Singkil menuju Haloban pada Kamis pukul 21.00 WIB. Jarak antara Singkil dan Haloban hanya 32 mil laut.

"Mereka hanya membawa bekal satu hari," kata Bobby.

Keesokan harinya, kapal yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin setelah menempuh jarak 12 mil laut, yakni antara Singkil dan Palambak.

"Sempat mengganti mesin, namun mesin yang diganti tidak berisi oli," kata Bobby.

Pada saat bersamaan, cuaca buruk di lautan dan kapal mendapat angin utara sehingga mereka terbawa arus menuju selatan.

Salah seorang ABK menghubungi sanak saudara di Haloban dan mengatakan mereka terseret arus badai gelombang besar.

"Korban menghubungi Saudara Fambo untuk antar oli. Namun, badai menghambat laju kapal Saudara Fambo dan tiba di lokasi yang disepakati pada jam delapan malam, namun fambo tiba di lokasi tidak menemukan para korban," tutur Bobby.

Ketiganya terbawa arus menuju perairan Lahewa di Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Mereka mengharap ada nelayan yang melintas, tetapi tidak ada yang melaut karena cuaca buruk.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved