Tenaga Kontrak (K2) Lembata Demo Minta Pertanggungjawaban Pemerintah
Aksi unjukrasa yang dilakukan tenaga kontrak (K2) di Kabupaten Lembata, berlanjut lagi
Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Aksi unjukrasa yang dilakukan tenaga kontrak (K2) di Kabupaten Lembata, berlanjut lagi.
Bila sehari sebelumnya pendemo beraksi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), maka pada Selasa (14/6/2016), para pendemo itu kembali melakukan aksi serupa di Kantor Bupati Lembata.
Dalam aksi di hari kedua itu, para pendemo berniat bertemu Wakil Bupati (Wabup) Lembata, Viktor Mado Watun dan Sekretaris Daerah (Sekda) Petrus Toda Atawolo untuk berdialog.
Namun niat itu tak kesampaian, karena kedua pejabat tersebut tidak berada di tempat.
Merasa dipermainkan, para pendemo lantas menyatakan keinginan untuk mencari kedua pejabatan tersebut.
"Karena Pak Wakil (Wabup Mado Watun) dan Pak Sekda (Petrus Toda Atawolo) tidak berada di tempat, maka saatnya kita yang cari," teriak Ely Making dari atas kendaraan pick up.