Nelayan Sape dan Pulau Ende Bom Ikan di Pulau Mules
Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom masih sering berlangsung di sekitar perairan Pulau Mules
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM, RUTENG --Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom masih sering berlangsung di sekitar perairan Pulau Mules, Desa Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Pulau
Flores.
Ulah nelayan asal Pulau Ende, Kabupaten Ende, dan dari Sape, Pulau Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merugikan nelayan dan warga setempat yang mengantungkan mata pencaharian nelayan.
"Yang melakukan nelayan dari luar (Sape dan Pulau Ende). Mereka lempar bom di sekitar mercusuar atau Ontokiu. Bulan Maret (2016) polisi dari Polsek Iteng dan aparat kecamatan tangkap nelayan asal Sape di Ontokiu. Pelakunya dibawa ke Iteng diproses," ungkap Kepala Desa Nuca Molas di Kampung Konggang Pulau Mules, Burhima, Kamis siang(7/4/2016).
Penangkapan bisa dilakukan, kata Burhima, setelah pemerintah desa menelpon aparat Kecamatan Satarmese Barat dan Polsek Iteng. Menumpang speed boat milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), tim memburu dan menangkap pelaku bersama perahu motor dan ikan hasil pemboman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ikan-tenggiri-hasil-tangkapan-di-pulau-mules_20160408_120228.jpg)