Kadis Sirilus Prihatin Orang Gila Jaga Terminal Madawat Setelah Habis Sidak
Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sikka, Sirilus Wihelmus
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aries Ninu
POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sikka, Sirilus Wihelmus mengaku prihatin usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua terminal bus dan angkutan desa yang ada di Kota Maumere.
Dua terminal yang membuat Kadis Sirilus prihatin yakni Terminal Timur di Lokaria, Desa Habi, Kecamatan Kangae dan Terminal Barat di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok.
Keprihatinan atas fasilitas publik bagi masyarakat Sikka membuat Kadis Sirilus turun tangan bersama stafnya melakukan bakti sosial di dua terminal tersebut.
Disaksikan Pos Kupang di Terminal Madawat, Jumat (8/4/2016) pagi, Kadis Sirilus yang mengenakan baju putih dan bercelana jeans langsung memimpin kerja bakti membersihkan semua sampah di terminal tersebut.
Kadis Sirilus pun memantau semua bagian terminal mulai dari WC umum, ruangan tunggu penumpang dan tembok terminal yang sudah roboh.
Kadis pun sempat terkejut bagian atap ruang tunggu sungguh memprihatinkan konstruksinya. Bahkan di dalam ruangan penumpang ada orang gila yang menaruh barang di dalam ruangan tersebut.
Yang lebih mengejutkan lagi sang kadis masih sempat memperlihatkan WC umum di terminal tersebut yang sudah rusak dan tersumbat sehingga tidak bisa terpakai.
Ada sebuah mobil truk yang rusak yang diparkir di dalam kawasan terminal pun diminta agar dikeluarkan. Bukan saja itu, pohon yang ada di bagian depan pun ditebang sehingga rapi.
Kadis Sirilus kepada wartawan di Terminal Madawat, Jumat (8/4/2016) pagi, mengaku keprihatinannya atas keberadaan dua terminal tersebut membuat akan mengusulkan agar ada perbaikkan.
"Semua yang belum ada di dalam terminal akan saya usul anggaran agar ada perbaikkan.Terminal ini fasilitas umum bagi masyarakat. Bagaimana mau minta retribusi dari bus dan angkutan kalau fasilitas kita tidak siapkan. Maka itu saya perlu benahi mulai dari kebersihan sampai fasilitas lain yang ada di dalam. Jalan di dalam terminal perlu diperbaikki. WC umum dan perlu ada penerangan di malam hari," kata Kadis Sirilus.
Ia menegaskan, ketika melakukan sidak semua fasilitas yang ada di terminal perlu ada perbaikkan. Bahkan ia mengaku sempat mengelus dada karena selama ini tidak ada perbaikkan fasilitas di terminal.
"Sekarang ini yang terpenting perlu ada penataan dan perbaikkan biar dua terminal ini layak. Terminal Timur di Lokaria ada lahan baru di Wairkoja yang sedang kami survey. Di Terminal Madawat lokasinya tetap dan akan ada perbaikkan. Biar nyaman baru kita pungut retribusi tidak ada protes," ujar Kadis Sirilus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kadis-perhubungan-komunikasi-dan-informatika-sikka-sirilus-wihelmus_20160408_140922.jpg)