Minggu, 12 April 2026

Ketua DPD PDI-P DKI Minta Maaf Terkait Ucapan Prasetio soal Deparpolisasi

Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Boy Sadikin meminta maaf atas ucapan Sekretaris DPD PDI-P DKI Prasetio Edi Marsudi soal deparpolisasi. Menurut dia, perny

Editor: Alfred Dama
Alsadad Rudi /Kompas
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menerima Surat dari Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Boy Sadikin, di Balaikota Jakarta, Rabu (3/12/2014). Surat yang diantarkan oleh Boy adalah surat dari DPP PDI Perjuangan yang memberikan persetujuan penunjukan Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Boy Sadikin meminta maaf atas ucapan Sekretaris DPD PDI-P DKI Prasetio Edi Marsudi soal deparpolisasi. Menurut dia, pernyataan Prasetio kurang tepat dan tidak mewakili partai.

"Saya minta maaf kalau ada kader kami begitu. Kenapa sih menjadi seperti seram sekali soal calon independen? Itu kan biasa-biasa saja. Kenapa seperti kebakaran jenggot," ujar Boy di kediamannya, Jumat (11/3/2016).

Boy mengatakan arti kata deparpolisasi sesungguhnya adalah pengurangan jumlah partai politik. (Baca: Tanggapi Teman Ahok, PDI-P Akan Lawan Deparpolisasi)

Hal itu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Teman Ahok yang mengusung calon independen. Boy mengatakan calon independen sendiri bukan merupakan hal yang melanggar undang-undang.

Boy mengatakan penggunaan kata deparpolisasi mungkin hanya digunakan di kalangan internal saja. Namun, kurang tepat jika Prasetio menggunakan kata tersebut di depan publik.

"Kan belum tentu semua orang tahu artinya kan. Jadi sekali lagi itu tidak mewakili PDI Perjuangan," ujar dia.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved