Blokade Israel Membuat Ribuan Pekerja Jalur Gaza Menganggur
Peristiwa itu memiliki hubungan erat dengan blokade selama sembilan tahun yang diberlakukan Israel atas Jalur Gaza
Mushtaha mengatakan jumlah pekerja di industri furnitur di Jalur Gaza telah mencapai 10.000, dua-pertiga dari mereka kini dipecat.
Industri furnitur bukan satu-satunya sektor yang menderita akibat blokade Israel. Usaha di banyak bidang lain juga sangat terpukul.
Para pejabat di Kantor Liaison Palestina dengan Israel mengatakan kepada Xinhua bahwa Israel tak pernah memberi alasan yang khusus bagi keputusan pelarangan itu.
"Alasan keamanan" adalah satu-satunya alasan. Kamar Dagang dan Industri Palestina di Jalur Gaza mengeluarkan satu laporan pada Januari bahwa angka pengangguran di Jalur Gaza telah mencapai 41 persen.
Hatem Oweida, Wakil Menteri Ekonomi Palestina, mengatakan kepada Xinhua bahwa blokade Israel tentu saja telah menghalangi, mengganggu dan merusak ekonomi Palestina.
"Ada lebih dari 200 jenis produk yang dilarang di ekspor dan diimpor. Sebagian besar barang tersebut digunakan di berbagai sektor industri," katanya.
Ia menambahkan, "Tahun lalu, Israel melarang 90 perusahaan yang berbeda di Jalur Gaza untuk mengeksport produk mereka." (ant)