Perempuan Pertama

Kata-kata inilah yang dipilih Benza untuk Wabup Manggarai Barat itu.

Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG/MAKSI MARHO
Maria Geong 

Oleh Maria Matildis Banda

POS KUPANG.COM - "Adalah sebuah tantangan bagaimana berpolitik sebagai suatu seni merealisasikan apa yang tak mungkin menjadi mungkin," demikian salah satu ungkapan Hillary Rodham Clinton, di tengah kancah politik negara adikuasa Amerika Serikat yang keras dan tak kenal ampun. Barangkali kata-kata ini cocok diberikan kepada dokter hewan pertama NTT, Maria Geong. Kata-kata inilah yang dipilih Benza untuk Wabup Manggarai Barat itu.

"Realisasikan yang tidak mungkin menjadi mungkin itu apa misalnya?" tanya Nona Mia.
"Tolak tambang!" jawab Benza.

"Tolak tambang! Selamatkan lingkungan! Selamatkan Bumi! Selamatkan Ibu! Selamatkan anak-anak! Selamatkan perempuan! Itu bukan soal tak mungkin menjadi mungkin, tetapi itu adalah harga mati yang harus mati-matian diperjuangkan!" sambung Nona Mia dengan yakin, seyakin wabub perempuan pertama NTT yang baru saja dilantik itu.
***
"Maria Geong benar-benar perempuan pertama?"
"Perempuan pertama yang terjun ke dunia politik dan terpilih.Satu-satunya perempuan di tengah delapan belas bupati - wabup yang dilantik Gubernur NTT, 17 Februari lalu."

"Apa komentarnya Ibu Maria yang terkenal sebagai orang pertama itu?" tanya Jaki.
"Antara lain Maria berkata begini, dengar baik-baik, aku akan membacakanya untukmu," kata Nona Mia. "Sebagai seorang ilmuwan terjun ke habitat lain, yaitu politik tentunya beda. Tetapi karena itu merupakan panggilan, saya merasa terpanggil sebagai seorang perempuan.Saya harus jadi contoh bagi perempuan lain di NTT.Karena memang sebelumnya saya adalah perempuan pertama yang menjadi dokter hewan di NTT dan saya merupakan alumni luar negeri pertama dari kalangan perempuan di NTT."

"Mudah-mudahan menjadi perempuan pertama yang sanggup membawa perubahan besar bidang lingkungan bagi Mabar, bagi NTT, dan bagi Indonesia," sambung Jaki.
"Kata-kata apa yang tepat darimu untuknya?"

"Pembaharuan pendidikan!" kata Jaki. "Berpijak pada kearifan leluhur Manggarai bahu-membahu mendidik anak-anaknya. Seperti Hilary Clinton membawa pelbagai inisiatif dalam kejayaan kepemimpinan dan pembaharuan sistem pendidikan di Arkansas."

***
"Bagaimana caranya?"
"Seperti apa kata Jackie Kennedy bahwa ada banyak cara sederhana untuk memperluas dunia anak-anak Anda. Mencintai buku adalah yang paling baik dari cara-cara itu," kata Jaki.

"Tetapi kita ini budaya lisan, bukan tulis!Budaya bicara-bicara omong-omong, dengar dan dengar, omong lagi, bicara lagi panjang lebar, kita bukan budaya baca!" komentar Rara.

"Justru itu!Maria Geong itu perempuan pertama NTT yang jadi dokter hewan.Itu terjadi karena buku dan baca.Maria Geong itu perempuan pertama NTT yang alumni luar negeri, lagi-lagi karena buku dan baca. Maria Geong itu doktor, dokter hewan! Semua karena buku dan baca bukan? Maria harus bisa mulai bangun trobosan baru tentang budaya baca mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak, tingkat RT-RW, tingkat keluarga, tingkat Komunitas Umat Basis, tingkat ibu-ibu rumah tangga. Buku dan baca adalah jendela dunia."

"Kali ini jawabanmu pintar sekali," Nona Mia memuji Jaki.
"Tugas berat sekali! Ya, perempuan pertama memang ditunggu gebrakannya."
"Tetapi apakah bupatinya setuju? Bukankah Maria wabub dan kebijakan pembangunan tergantung juga pada apa kebijakan bupatinya?" tanya Rara

"Mudah-mudahan rukun-rukun sejak langkah pertama!" sambung Jaki.
"Pasti!Seorang ibu, seorang perempuan memiliki 25 jam dalam sehari,ö kata Nona Mia.ôSebanyak 85 persen lebih, penduduk Manggarai Barat adalah petani.Bagian terbesar di antaranya perempuan.Dokter Maria Geong akan menjadi contoh bagi perempuan di NTT. Ini adalah kesempatan dan perempuan tidak lagi hanya bicara," kata Nona Mia lagi.

"Perempuan memiliki waktu lebih 1 jam atau 60 menit atau 360 detik lebih dari waktu biasa, untuk mendengar, merenung, mengambil langkah analisis situasi, diagnosa, terapi, monev, dan menemukan hasilnya, demikian terus-menerus."
***

"Kamu bagaimana?Apa kata-kata yang tepat yang akan engkau tujukan buat perempuan Flores, wabub pertama NTT itu?" Tanya Benza kepada Nona Mia.

"Menjadi contoh bagi perempuan di NTT bagi Dokter Maria Geong sudah terbukti dari dulu, ketika dia berjuang untuk menyelamatkan peternakan NTT dari berbagai penyakit, ketika dirinya sakit melihat berbagai kebijakan eliminasi hewan yang tidak berpihak pada harkat dan martabat budaya, ketika dirinya dengan berani bicara untuk memastikan upaya menyehatkan peternakan NTT yang sakit dari berbagai lini. Srikandi dari Manggarai itu tahu persis persoalan apa sesungguhnya yang melilit NTT dari berbagai upaya pemberdayaan," kata Nona Mia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved