Lipsus LGBT

Masyarakat Lebih Terima Keberadaan Waria

Kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Kota Kupang serta NTT umumnya, membutuhkan pengakuan identitas dan perlakuan yang sama dalam ke

Editor: Alfred Dama
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Komunitas Lesbian Gay Bisexual Transgender dan Intersexual (LGBTI) Indonesia melakukan aksi di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (17/5/2015). Aksi tersebut dalam memperingati International Day Against Homophobia, Biphobia, dan Transphobia (IDAHOT) dengan tujuan menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk stop kekerasan kepada kelompok LGBTI. 

"Masih ada pandangan bahwa waria menyediakan perempuan yang bisa 'dipakai'. Anggapan keliru ini sangat memojokkan waria," kata pemilik Natacya Salon tersebut.

Riby Cesia (26), warga Kabupaten Sikka, punya kesan pihak tertentu manfaatkan kaum waria untuk kepentingan politik saja.

"Contohnya, saat Pilkada di Kabupaten Sikka, waria dicari, dikumpulkan, dirangkul untuk mengikuti berbagai kegiatan. Tapi setelah Pilkada, sudah menang, keberadaan waria tidak lagi diakui. Waria apalagi LGBT tidak pernah dilibatkan dalam program, pemerintah," kritik Riby, ratu Waria Sikka tahun 2013.

Waria lain di Maumere yakni Olga, Dewi dan Vera mengatakan, LGBT punya potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan kaum heteroseksual. Oleh karena itu seharusnya diposisikan sama dengan warga negara lainnya.

"Tolong lihat keberadaan waria, LGBT. Akuilah kalau kami ada dan berikan kami kesempatan, libatkan kami dalam kegiatan pembangunan di daerah," kata pemilik Olga Salon ini.

Olga menyebut banyak waria hanya lulusan SD, SMP atau putus sekolah sehingga kualitas SDM rendah. Sedangkan program pemberdayaan masyarakat dari pemerintah hanya fokus bagi kelompok heteroseksual. Dewi berharap pemerintah memberikan bantuan kepada waria dan LGBT.

"Saya ingat sepuluh tahun lalu itu pemerintah bagi-bagi bantuan alat salon dan alat masak untuk waria. Tapi sekarang program itu sudah tidak ada lagi," kata Olga yang jago masak ini.(vel)

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved