Teliti Ijasah Palsu, Kapolres Tugaskan Penyidik ke Maumere
Markus Corsini Raring merupakan salah satu kandidat dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Lewoeleng, 14 Desember 2015 lalu
Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Dua penyidik Polres Lembata, kini sedang memeriksa oknum kepala sekolah SMK Yapenrais, Maumere, Kabupaten Sikka, yang menandatangani ijazah yang diduga palsu untuk Markus Corsini Raring.
Markus Corsini Raring merupakan salah satu kandidat dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Lewoeleng, 14 Desember 2015 lalu.
Untuk bertarung dalam pesta demokrasi tersebut, Markus diduga menggunakan ijazah yang diduga palsu. Ijazah tersebut diterbitkan SMK Yapenrais Maumere.
"Saya sudah menugaskan penyidik dari sini (Polres Lembata) untuk memeriksa manajemen sekolah yang menerbitkan ijazah yang diduga palsu tersebut," ujar Kapolres Lembata, AKBP Wresni HS Nugroho, ketika ditemui Pos Kupang di Mapolres setempat, Rabu (20/1/2016) siang.