Selasa, 14 April 2026

Teliti Ijasah Palsu, Kapolres Tugaskan Penyidik ke Maumere

Markus Corsini Raring merupakan salah satu kandidat dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Lewoeleng, 14 Desember 2015 lalu

Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali

Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Dua penyidik Polres Lembata, kini sedang memeriksa oknum kepala sekolah SMK Yapenrais, Maumere, Kabupaten Sikka, yang menandatangani ijazah yang diduga palsu untuk Markus Corsini Raring.

Markus Corsini Raring merupakan salah satu kandidat dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Lewoeleng, 14 Desember 2015 lalu.

Untuk bertarung dalam pesta demokrasi tersebut, Markus diduga menggunakan ijazah yang diduga palsu. Ijazah tersebut diterbitkan SMK Yapenrais Maumere.

"Saya sudah menugaskan penyidik dari sini (Polres Lembata) untuk memeriksa manajemen sekolah yang menerbitkan ijazah yang diduga palsu tersebut," ujar Kapolres Lembata, AKBP Wresni HS Nugroho, ketika ditemui Pos Kupang di Mapolres setempat, Rabu (20/1/2016) siang.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved