Senin, 13 April 2026

Unik

Air dari Sumur Tua Berusia 900 Tahun Masih Layak Minum

Sumur air itu diduga merupakan satu dari 20 sumur air diseluruh London yang sudah tertutup jalan dan bangunan selama berabad-abad.

Editor: Dion DB Putra
ABC
Hasil tes laboratorium menunjukan air dari sumur kuno yang terdapat di bawah gedung kedutaan besar Australia di Inggris ini layak diminum. 

POS KUPANG.COM, LONDON - Sebuah sumur air di bawah lantai dasar Gedung Misi Diplomatik Australia di London, ditemukan tim ilmuwan.

Sumur air yang diduga setidaknya berusia 900 tahun itu masih memproduksi air yang layak untuk diminum.

Sumur air itu diduga merupakan satu dari 20 sumur air diseluruh London yang sudah tertutup jalan dan bangunan selama berabad-abad.

Sumur air yang terdapat di Gedung Kedutaan Besar Australia di Inggris ini istimewa karena merupakan satu dari beberapa saja sumur air yang masih bisa diakses.

Gedung Kedutaan Australia jadi terkenal karena temuan sumur air ini.

Gedung Kedutaan Australia sendiri telah berdiri di sana hampir 100 tahun, dan dibangun pada Perang Dunia I.

Gedung ini memiliki lantai marbel indah yang tampak dalam film Harry Potter sebagai Gringotts, bank para penyihir yang dikelola oleh goblins.

Menurut kabar, film Wonder Woman, film superhero perempuan yang dirilis tahun 2017, juga menggunakan gedung Kedutaan Autralia ini sebagai latarnya.

Ruang bawah tanah gedung ini yang diberi nama sebagai "Aliran Air Suci".

Duta Besar Australia di Inggris, Alexander Downer, bersedia mengantarkan ABC melihat sumur air tua tersebut yang terletak di area Gedung Kedutaan yang biasanya tidak boleh dimasuki pengunjung, untuk melihat sumur tua itu dan mengambil contoh airnya.

Menurut peneliti David Furlong, konsep "holy well", atau air tanah , berasal dari zaman Celtic dan jauh sebelumnya.

Downer mengatakan para biarawan dari era abd pertengahan, menulis tentang air sumur yang digambarkan memiliki rasa manis, segar dan juga jernih.

"Air ini berasal dari aliran air atau sungai yang kini tertutup jalanan,” katanya.

"Dan Anda akan tahu jalan Fleet Street yang dimana berdasarkan aliran sungai tersebut. Dan saat ini menjadi salah satu aliran air yang bermuara di Subterranean Creek."

Pada masa Romawi dan Anglo Saxon, Fleet merupakan sungai utama. Tapi Kota London terus berkembang dan sungai itu menjadi kotor dan tercemar

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved