Melintasi Trans Selatan Pulau Timor
Terima Kasih Warga Sahan
Sebelumnya Pak Stef Bria Seran, bupati terpilih Kabupaten Malaka dan Bung Bernando Seran memberikan kami "kompas."
Ketika mencapai puncak tanjakan tersisa sekitar 10 meter, mobil kandas. Kami turun dari mobil dan tersisa Bung Hans. Semua cara ia lakukan termasuk mengganjal mobil ini agar jangan terpeleset. Saya pun membantu mengganjal mobil itu.
Waktu menunjukkan pukul 21.00 Wita. Malam yang gulita di bawah gemunung bukit Sahan. Rasanya tak aman. "Kita pulang saja ke Sahan untuk minta truk menarik mobil ini," kata Hans yang tampak tenang memberi motivasi kepada kami bertiga.
Benar, puluhan warga Sahan dan para tukang di bawah pimpinan Bung Erwin Banunaek membantu kami. Bung Erwin mengambil alih kendali mobil meski Bung Hans Pah sedikit keberatan mengover kemudi mobil. Hans enggan memberikan karena dalam mobil itu ada Mbak Ina Napitupulu, pimpinan kami dan Ibu Mery. Kekhawatiran Hans jangan sampai mobil menjadi apalah begitu. Tapi, Erwin mengatakan mobil bisa naik tanjakan.
Truk yang kami bawa dari Desa Sahan hanya stand by. Warga dan para buruh jalan membantu dengan mendorong mobil Ertiga. Dengan pelan tapi pasti mobil Ertiga mencapai puncak bukit itu. Karena masih beberapa tanjakan serupa meski sudah hotmix, Bung Erwin dan warga Desa Sahan menggunakan truk menemani kami hingga ke dataran di balik bebukitan.
Hanya kata terima kasih kami sampaikan kepada Bung Erwin dan warga Desa Sahan. Tanpa mereka kami tak mungkin melewati medan teramat berat itu. Tak mungkin pula kami kembali ke Malaka karena penuh dengan perhitungan. Atau paling jelek kami bermalam di Sahan menunggu pagi.
Pun rasa syukur kepada Dia yang telah melindungi perjalanan kami hingga tiba di Kupang pukul 2.00 dinihari. Ternyata ekspektasi kami tak kesampaian. Rencana tiga setengah jam tiba di cabang Batu Putih bergeser. Jarum jam menunjukkan pukul 24.00 ketika kami tiba di Batu Putih. Butuh waktu dua jam lagi tiba di Kupang.
Yang pasti bahwa Trans Selatan Timor sungguh berprospek. Ketika seluruh ruas jalan itu sudah hotmix maka kecenderungan perjalanan darat ke Kupang dari Timor Leste, Belu dan Malaka akan melewati jalur ini. Sebaliknya dari Kupang demikian bila tak ada urusan di TTS dan TTU. (paul burin)