Pilkada Serentak 2015
Memilih Secara Cerdas
Kita berharap pesta demokrasi ini berlangsung meriah dan dilaksanakan dengan cara yang jujur sehingga
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM - Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah akan diselenggarakan serentak di 262 daerah di seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari delapan provinsi yang menyelenggarakan pemilihan gubernur-wakil gubernur dan selebihnya kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota.
Pemilihan serentak yang berlansung 9 Desember itu juga menyertakan sembilan kabupaten di NTT yaitu Kabupaten Malaka, Belu, Manggarai Barat, Sumba Timur, Manggarai, Ngada, Sumba Barat, Timor Tengah Utara dan Kabupaten Sabu Raijua.
Kita berharap pesta demokrasi ini berlangsung meriah dan dilaksanakan dengan cara yang jujur sehingga demokrasi yang kita jalankan benar-benar berkualitas dan menghasilkan bupati dan wakil bupati yang berkualitas pula.
Kita percaya bahwa para calon yang maju dalam pilkada kali ini merupakan putra-putri terbaik di daerahnya masing-masing. Artinya mereka sudah terseleksi oleh masyarakat melalui mekanisme politik di daerah masing-masing, dan tentunya mereka merupakan orang yang memiliki kualifikasi yang dianggap bisa memimpin dan hanya tinggal menunggu legalisasi dari masyarakat dalam bentuk suara terbanyak dalam pilkada tersebut.
Namun sebagai orang yang berkualitas, kita berharap para calon juga sudah siap menerima hasil pemungutan suara nanti bila suara yang diharapkan kurang dari pasangan calon yang lain. Artinya para orang berkualitas ini juga harus siap menerima kenyataan kalah dalam Pilkada ini.
Para calon bupati dan wakil bupati di sembilan daerah tentunya ingin menjadi pemenang dalam Pilkada serentak kali ini. Artinya para para calon ini menginginkan mahkota sebagai orang nomor satu di daerah masing-masing. Artinya mereka juga harus sudah siap menahan beban mahkota tersebut.
Beban mahkota tersebut adalah bertanggung jawab penuh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah masing- masing. Para kepala daerah yang terpilih diberi kuasa penuh untuk memanfaatkan potensi daerah untuk memajukan daerah, namun tetap harus berjalan di atas rel aturan yang berlaku.
Sebagai masyarakat, kita berharap agar masyarakat juga bisa menggunakan hak pilih secara cerdas untuk memilih pemimpin seperti yang diharapkan. Sebab, kita tidak berharap ada penyesalan di kemudian hari karena pemilihan ini.
Masyarakat harus sadar bahwa hanya beberapa menit bahkan beberapa detik untuk menggunakan hak pilih, namun hasil yang diterima adalah lima tahun. Artinya manfaatkan hak suara tersebut sebaik-baiknya, dan jangan terpengaruh oleh bujuk rayu pihak lain.
Sebagai pemilih, kita jangan sekali-sekali menerima sesuatu sebagai harga suara kita karena perbuatan tercela itu hanya akan merusak nilai-nilai demokrasi.
Kita juga berharap para saksi baik dari paket calon bupati dan wakil bupati mapun saksi independent bisa bekerja secara kredibel saat mengawasi pelaksanaan Pilkada oleh KPU sebagai peyelenggara Pilkada bersama perangkat-perangkatnya.
Dengan cara memilih yang cerdas, pengawasa yang cerdas dan penyelenggara yang cerdas dan jujur maka kita juga akan berbangga miliki hasil Pilkada yang benar-benar demokratis dan pesta pun berakhir dengan cerita manis. Selamat berpesta dan selamat memilih. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/distribusi-logistik-pilkada_20151208_175300.jpg)