El Tari Cup Pesta Rakyat NTT
Mungkin ada yang merasa tidak puas dengan hasil final ini. Namun, keputusan sudah dijatuhkan, Persami Maumere juara.
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM - Kejuaraan sepakbola El Tari Memorial Cup tahun 2015 telah berakhir pada Jumat (13/11/2015). Kesebelasan dari Nian Sikka, Persami Maumere, keluar sebagai juara setelah di final memupus harapan Perse Ende dengan skor 2-1. Pesta pun berakhir dengan senyum bangga Persami Maumere yang sudah menunggu momentum tersebut selama 31 tahun.
Mungkin ada yang merasa tidak puas dengan hasil final ini. Namun, keputusan sudah dijatuhkan, Persami Maumere juara. Semua pihak mestinya menyadari bahwa ini adalah sebuah pertandingan di mana yang menang adalah tim yang benar-benar siap. Karena itu, tim Persami Maumere patut berbangga atas hasil ini.
Pesan untuk kita semua setelah laga adalah El Tari Memorial Cup hanyalah sebuah pagelaran yang sifatnya menghibur. Kalah menang dalam suatu pertandingan adalah hal yang sangat biasa.
Kemenengan adalah target dan tujuan yang dicapai, sedangkan kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda. Kekalahan juga menjadi cambuk bagi kita untuk kembali mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk El Tari Memorial Cup 2017.
El Tari Memorial Cup sebagai ajang perebutan gelar sepak bola tertinggi dan paling bergengsi yang digelar dua tahunan ini merupakan hiburan tersendiri bagi masyarakat NTT. Hiburan tersebut terlihat pada eforia para suporter masing-masing kesebelasan yang menang dalam setiap pertandingan.
Banyak cerita yang tertinggal dalam hajatan El Tari Cup 2015 ini, mulai dari dukungan Pemda masing-masing kesebelasan, kreativitas suporter untuk mendukung lawan, kisah mengenai pemain pinjaman hingga perang kata-kata antar pendukung di media sosial. Artinya, sepak bola El Tari Memorial Cup ini bisa menjadi hiburan dan mengantar masyarakat NTT melupakan sejenak persoalan di provinsi ini.
Cerita mengenai pemain pinjaman mestinya menjadi catatan baik secara positif maupun negatif. Secara positif adalah kita bisa melihat atraksi pemain-pemain pinjaman dari luar dan menjadi pembelajaran bagi para pemain sepak bola lokal NTT.
Para pemain kita bisa menimba pengalaman baik secara teknis di lapangan maupun sikap sebagai pemain sepak bola di lapangan.
Namun secara negatif, kedatangan sejumlah pemain cadangan ini menutup peluang talenta-talenta muda NTT untuk menunjukkan kapasitasnya di panggung sepak bola paling bergengsi di NTT ini.
Catatan kita adalah El Tari Cup haruslah tetap hadir di NTT sebagai tempat potensi-potensi sepak bola di NTT menunjukkan kapasitasnya, baik secara organisasi, kepelatihan, wasit, menajemen klub, dan yang terpenting adalah talenta muda pesepak bola NTT.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tebe-suporter-malak-di-etmc-2015-di-samador-maumere_20151110_091345.jpg)